Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Warga Solo Tak Perlu Cemas! Gibran Beri Kepastian Ini Soal Proyek Stategis Sebelum Ditinggal Jadi Wapres

Silvester Kurniawan • Minggu, 24 Maret 2024 | 23:59 WIB
Wali Kota Gibran saat pantau proyek strategis di Simpang Joglo, Selasa (13/2/2024). (DOK. HUMAS PEMKOT SOLO)
Wali Kota Gibran saat pantau proyek strategis di Simpang Joglo, Selasa (13/2/2024). (DOK. HUMAS PEMKOT SOLO)

SOLOBALAPAN.COM – Beberapa waktu lalu, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengumumkan pasangan calon Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming unggul dalam perolehan suara pilpres 2024.

Dengan kata lain, warga Solo harus siap ditinggal Gibran yang wali kota mereka yang akan dinobatkan sebagai wakil presiden di pemerintahan mendatang.

Masyarakat Solo mungkin dinaungi kekhawatiran akan mangkraknya sejumlah proyek 

Kendati demikian, sang wali kota kiranya paham akan kecemasan warganya.

Gibran Rakabuming akan memastikan seluruh proyek strategisnya di Solo bisa berjalan lancar sebelum ditinggal jadi Wapres pada periode pemerintahan mendatang.

Putra Presiden Joko Widodo ini sendiri diketahui masih punya tujuh bulan untuk memastikan proyek yang belum berjalan segera dieksekusi dalam waktu dekat.

“Di sisa 7 bulan ini kita akan selesaikan hibah dari UEA. Ini sudah proses tender, kita pastikan itu semua selesai,” terang dia, Minggu (24/3).  

Dari 17 proyek prioritas yang dicanangkan dalam beberapa tahun terakhir ini sedikitnya ada 4 proyek yang masih berjalan.

Empat proyek tersebut, antara lain, Penataan Simpang Joglo, Revitalisasi Pasar Jongke,  Pembangunan Museum Culture and Technology, dan Revitalisasi Keraton.

Selain itu, ada dua proyek yang hingga kini masih belum dieksekusi, seperti, Gor Indoor Manahan dan Pembangunan Cultural/Islamic Center.

Ada juga satu proyek tambahan berupa pembangunan Rumah Sakit dari UEA.

Gibran memastikan proyek prioritas serta proyek-proyek lain yang pendanaannya menggunakan dana hibah UEA akan segera dikerjakan dalam 7 bulan ini.  

“Penyelesaian Gor Indoor Manahan yang mangkrak, Pasar Tradisional, Puskesmas, dan lainnya," terang Gibran.

"Kalau Islamic Center tergantung donaturnya, tapi prioritasnya pembanguan rumah sakit dari UEA-nya dulu lebih prioritas di kesehatannya dulu,” jelasnya.

Gibran memastikan dirinya masih akan terus memprioritaskan tugasnya menjadi wali kota minimal hingga 7 bulan ke depan.

Pihaknya mengaku masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum nantinya dirinya sah menjadi wakil presiden di pemerintahan ke depan.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menjanjikan akan menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah yang jadi refleksi pada tiga tahun kepemimpinannya kemarin. (ves/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#wakil presiden #Keraton #museum #wali kota #gibran rakabuming #proyek #joglo #pasar jongke #solo