Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Gibran Tak Masalah dengan Tradisi Perang Sarung di Solo, Tapi Syarat Ini Perlu Dipatuhi!

Silvester Kurniawan • Senin, 18 Maret 2024 | 23:08 WIB
Ilustrasi perang sarung yang kerap menjadi tradisi saat Ramadhan tiba (DOK. HUMAS.POLRI.GO.ID)
Ilustrasi perang sarung yang kerap menjadi tradisi saat Ramadhan tiba (DOK. HUMAS.POLRI.GO.ID)

SOLOBALAPAN.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan komentar tentang fenomena perang sarung yang terjadi di Surakarta selama bulan Ramadhan 2024.

Pekan lalu, Polresta Solo sempat mengamankan 25 remaja yang melakukan perang sarung di Jl Juanda kawasan Pucangsawit.

Kejadian serupa juga terjadi pada Senin (18/3) dini hari. Polresta Solo kali ini mengamankan 11 remaja yang hendak melakukan perang sarung hingga kemudian diberi pembinaan.

Banyaknya pemuda yang diamankan saat hendak melakukan perang sarung dalam beberapa waktu terakhir membuat Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming resah.

Mengenai fenomena ini, Gibran mengatakan bahwa pihaknya berencana melakukan koordinasi dengan Polresta Surakarta terkait fenomena tersebut.

"Coba nanti saya koordinasi dengan pak Kapolres," katanya di Balaikota Surakarta Senin (18/3) siang seperti dikutip dari Radar Solo.

Gibran menilai sebenarnya aktivitas tersebut bukan hal membahayakan jika hanya sebatas perang sarung mengingat itu tradisi pada bulan Ramadhan.

Namun jika disertai dengan benda berbahaya tentu akan sangat meresahkan masyarakat.

"Kalau konsepnya bercanda nggak apa-apa, tapi jangan terus dimasukkan gir, jadi kayak tawuran kalau sarungnya diisi benda tajam," hematnya. (ves/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#gibran #perang sarung #solo