Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Ternyata Ini Makna Kalimat “Marhaban Ya Ramadhan” yang Sering Ditemukan Saat Bulan Suci

Nindia Aprilia • Rabu, 13 Maret 2024 | 21:03 WIB
Arti dan Makna dari Kslimat "Marhaban Ya Ramadhan".
Arti dan Makna dari Kslimat "Marhaban Ya Ramadhan".

SOLOBALAPAN.COM - Bulan Ramadhan merupakan momen istimewa bagi umat Islam.

Pasalnya di bulan ramadhan ini seluruh umat muslim diwajibkan untuk berpuasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Memasuki bulan Ramadhan 2024 ini, banyak beredar ungkapan “Marhaban Ya Ramadhan” di kalangan muslim.

Kalimat ini menjadi sangat populer bahkan di antara kalangan yang bukan beragama Islam untuk menyelamati teman dan kerabatnya yang berpuasa.

Ungkapan Marhaban Ya Ramadhan jika diartikan secara langsung yaitu “Selamat Datang Wahai Ramadhan”.

Namun, mengapa kata “Marhaban” lebih dipilih dibandingkan “Ahlan Wa Sahlan” padahal keduanya sama-sama memiliki arti selamat datang? Berikut penjelasan lengkapnya.

Melansir dari radarsolo.jawapos.com, kalimat Marhaban Ya Ramadhan diambil dari bahasa Arab “Marhaban” atau “Rahb” yang artinya luas atau lapang.

Secara garis besarnya, Marhaban Ya Ramadhan adalah ungkapan sebagai bentuk kelapangan hati dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Kata “Marhaban” sendiri diartikan sebagai “Selamat Datang” yang diungkapkan pada tamu, sesuatu, atau nilai yang membawa banyak manfaat besar bagi diri kita.

Sedangkan “Ahlan Wa Sahlan” diucapkan pada seseorang atau sesuatu yang setara, sesama, maupun yang tidak lebih tinggi dari kita. Seperti pada teman sebaya atau tamu yang berkunjung ke rumah.

Dengan begitu, ungkapan Marhaban Ya Ramadhan ini mempunyai nilai yang besar. Sama halnya dengan kesepakatan para ulama yang menyebutkan bulan Ramadhan sebagai “Syahrul Mubarok” atau bulan penuh berkah.

Ada juga yang menyebutnya sebagai Syahru Ni’mah (bulan yang penuh nikmat). Syahrul Maghfiroh (bulan penuh ampunan), atau Syahru Attarbiyah (bulan pendidikan).

Bulan Ramadhan menjadi bulan pendidikan sebab selama sebulan ini umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa.

Bukan hanya menahan haus dan lapar, kita juga diajarkan untuk senantiasa bersabar, disiplin, serta jujur.

Dengan begitu, tentunya berpuasa membawa pengaruh positif terhadap karakter dan perilaku kita.

Sedangkan dalam karya Quraish Shihab, Edisi Ramadhan mengungkapkan bahwa kalimat Marhaban Ya Ramadhan mempunyai makna menyambut Ramadhan dengan hati gembira dan bersedia untuk memperbaiki semua hal yang kurang, dan mengambil bekal dalam perjalanan menuju Tuhan.

Singkarnya, kalimat Marhaban Ya Ramadhan merupakan ungkapan yang berarti mendalam serta bentuk rasa syukur dan gembira umat muslim dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Semoga kita termasuk salah satu dari umat yang mendapat berkah serta ampunan dari bulan Ramadhan ini, Aamiin. (mg10/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#marhaban ya ramadhan #puasa #muslim #ramadhan #islam