SOLOBALAPAN.COM - Beberapa waktu lalu, ratusan masyarakat yang mengawal sejumlah tim teknis dan kabupaten melakukan aksi damai di depan kantor Bupati Karanganyar.
Aksi bermaksud mempertanyakan sejumlah kegiatan proyek yang dibangun di kawasan kebun teh Kemuning.
Namun, rupanya itu bukan satu-satunya aksi yang mereka helat.
Pada Kamis (7/3), ratusan masyarakat tersebut kembali menggelar aksi.
Namun, aksi mereka kali ini bisa dibilang nekat.
Pasalnya, mereka membakar sebuah ban bekas di kawasan lahan kebun teh saat sejumlah tim teknis dari Kabupaten Karanganyar melakukan pengecekan.
Hal ini dijelaskan oleh Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Kumontoy, melalui Kapolsek Ngargoyoso Iptu Sri Hajar Budianto.
Lantaran, dirasa mengganggu, kemudian pihaknya meminta kepada masa yang saat itu membakar ban bekas untuk segera memadamkan api tersebut.
"Hanya ban bekas mas yang dibakar, kemudian langsung kita minta untuk dipadamkan," jelasnya seperti dikutip dari Radar Solo.
Kapolsek pun menyayangkan masyarakat yang melakukan aksi bakar ban bekas itu.
"Boleh menyampaikan aspirasinya, tapi mbok secara baik - baik, jangan sampai ada keributan," terang kapolsek.
"Apalagi ada bakar - bakar seperti itu, karena kita menghormati,"
"Tim teknis dari kabupaten yang datang langsung untuk melakukan pengecekan, sesuai dengan permintaan dari masyarakat," jelasnya. (rud/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro