SOLOBALAPAN.COM - Komunitas Belajar Espensa Jaya SMP Negeri 1 Ngadirojo Wonogiri, pada hari senin 3 maret 2024 menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Technological, Pedagogical, and Content Knowledge (TPACK) dengan menggunakan Google Workspace for Education (GWE) dalam Pembelajaran.
Kegiatan yang dilakukan komunitas belajar ini sudah ke empat kalinya. Selama semester genap ini komunitas belajar Espensa Jaya SMP Negeri 1 Ngadirojo sudah membuat program kerja yang dilaksanakan untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah.
Peserta kegiatan ini semua guru di SMP Negeri 1 Ngadirojo yang tergabung dalam komunitas belajar.
Kegiatan yang sudah dilakukan antara lain Webinar Implementasi Komunitas Belajar untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), Perencanaan dan Observasi Praktik Kinerja di PMM, Pembelajaran Berpusat pada Murid (PSE Berdiferensiasai dan Restitusi).
Narasumber dan Fasilitator pada rangkaian kegiatan ini adalah guru penggerak Angkatan 8 Pudi Sri Maryatmo dan Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Lusita Indriaswati, Sri Haryani dan Deni Setyowati.
Bimbingan Teknis pada kesempatan ini dimulai pukul 12.30 WIB yang dilaksanakan dua hari kedepan dengan waktu yang sama tiap harinya, kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Warno selaku kepala SMP Negeri 1 Ngadirojo.
Beliau mengapresiasi atas semangat para guru yang tergabung dalam komunitas belajar Espensa Jaya SMP Negeri 1 Ngadirojo yang telah melaksanakan kegiatan yang ke empat kalinya dengan sekarang mengambil materi Implementasi TPACK dengan menggunakan GWE dalam pembelajaran.
Sebagai salah satu Piloting Sekolah Digital di Kabupaten Wonogiri SMP Negeri 1 Ngadirojo mampu untuk membuktikan proses pembelajaran guru dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menyenangkan dan berpusat pada murid.
Tentunya pemanfaatan teknologi ini juga harus menekankan karakter kearifan lokal daerah, sehingga mewujudkan budaya positif untuk mewujudkan visi misi sekolah dan Profil Pelajar Pancasila.
Pudi Sri Maryatmo selaku narasumber pada kegiatan ini menyampikan materi dengan mengawali dengan permainan Quizizz yang soalnya terkait dengan TPACK dan GWE. Semua peserta senang dan sangat antusias dalam mengikutinya.
Selanjutnya narasumber menyampikan materi terkait TPACK, bahwa TPACK adalah kerangka pengintegrasian teknologi ke dalam proses pembelajaran yang melibatkan paket-paket pengetahuan tentang teknologi, materi, dan proses atau strategi pembelajaran.
TPACK terdiri dari 7 komponen antara lain:
1) content knowledge (CK) yaitu penguasaan bidang studi atau materi pembelajaran,
2) pedagogical knowledge (PK) yaitu pengetahuan tentang proses dan strategi pembelajaran,
3) technological knowledge (TK) yaitu pengetahuan bagaiamana menggunakan teknologi digital,
4) pedagogical content knowledge (PCK) yaitu gabungan pengetahuan tentang bidang studi atau materi pembelajaran dengan proses dan strategi pembelajaran,
5) technological content knowledge (TCK) yaitu pengetahuan tentang teknologi digital dan pengetahuan bidang studi atau materi pembelajaran,
6) technological paedagogical knowledge (TPK) yaitu pengetahuan tentang teknologi digital dan pengetahuan mengenai proses dan strategi pembelajaran,
7) technological, pedagogical, content knowledge (TPACK) yaitu pengetahuan tentang teknologi digital, pengetahuan tentang proses dan strategi pembelajaran, pengetahuan tentang bidang studi atau materi pembelajaran.
Selajutnya guru mengidentifikasi RPP dan modul ajar terkait TPACK yang ditulis dengan memanfaatkan papan ketik digital atau Jamboard yang merupakan fasilitas di Google Workspace for Education (GWE), selanjutnya Gazania, Ronas Anjarwati, Dwi Astuti Cahyaningsih mewakili melakukan refleksi terkait materi yang ditulis di jamboard tersebut.
Selanjutnya narasumber mengenalkan media pembelajaran google sites yang terdapat dalama GWE.
Media pembelajaran tersebut terintegrasi dalam google form, google sheet, jamboard yang nantinya bisa digunakan dalam pembelajaran digital.
Pembelajaran ini bertujuan agar murid lebih tertarik akan materi yang disampaikan oleh guru, sehingga pembelajaran lebih menyenangkan dan berpusat pada murid.
Pudi juga mencontohkan google sites yang nanti menjadi produk yang dibuat oleh semua guru di SMP Negeri 1 Ngadirojo dari bimtek pada kegiatan ini yang beralamatkan https://sites.google.com/view/hidroponikespensa yang disesuaikan dengan mata pelajaran masing-masing.
Diakhir acara beberapa guru untuk menyampaikan refleksi terkait kegiatan bimtek tersebut, antara lain Sri Tursilo dan Teguh.
Beliau menyampikan bahwa pembelajaran digital yang telah didapat dalam bimtek ini menjadi referensi dalam menerapkan model pembelajaran di era kita dalam menghadapi generasi Z sekarang ini.
Penerapan teknologi yang dikombinasi dengan materi dan strategi pembelajaran akan membuat murid lebih tertarik materi yang disampaikan oleh guru.
Tentunya guru perlu menyampikan kapada orang tua tentang penggunaan teknologi agar digunakan pada hal yang positif agara bisa menunjang kegiatan pembelajaran anaknya. (nda)
Editor : Nindia Aprilia