SOLOBALAPAN.COM - Inovasi pendidikan menjadi penting untuk menyediakan layanan yang dibutuhkan dan berkualitas bagi masyarakat.
Inovasi pendidikan yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo dinilai masih belum banyak diketahui masyarakat Kota Solo.
Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Disdik Kota Solo Sutarmo mengatakan mahasiswa KKN UNS kelompok 99 menggelar kegiatan sosialisasi inovasi pendidikan di salah satu mall, pada Rabu (28/2).
"Inovasi yang dilakukan Disdik Kota Solo belum menjangkau banyak orang meskipun semua inovasi ini sebenarnya sudah kami unggah di website." paparnya.
"Tapi, tidak semua orang membuka website. Orang biasanya membuka ketika punya kepentingan atau keperluan tertentu saja," lanjutnya.
Sutarmo menilai sosialisasi di ruang publik seperti mal ini lebih efektif menjangkau masyarakat lebih luas. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 300 masyarakat.
"Masyarakat antusias untuk menanyakan beberapa hal terkait dengan inovasi yang kami luncurkan." imbuhnya.
Selain itu juga dijelaskan bahwa setelah mereka mengikuti prosesnya dari awal hingga akhir, mereka lebih paham bahwa Disdik memiliki inovasi-inovasi yang memudahkan masyarakat untuk bisa mengakses pelayanan pendidikan di kota Solo.
Sutarmo menambahkan, kegiatan tersebut sebagai salah satu rangkaian persiapan lomba inovasi daerah yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Solo.
"Dalam hal ini BRIDA bekerja sama dengan UNS menyelenggarakan pendampingan melalui para mahasiswa KKN Tematik UNS yang diterjunkan di OPD (organisasi perangkat daerah) Kota Solo," jelasnya.
Adapun Disdik Kota Solo mendapat pendampingan dari delapan anggota Kelompok 99 KKN UNS.
Selain terlibat dalam penyelenggaraan sosialisasi ini, kelompok KKN tersebut dilibatkan dalam program inovasi pada tiga SMP di Kota Solo. Meliputi SMP Negeri 1 Solo, SMPN 2 Solo, dan SMPN 4 Solo. (zia)
Editor : Nindia Aprilia