SOLOBALAPAN.COM - Secara lokasi, Jembatan Jurug Lama ini terletak di perbatasan antara Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Solo dengan Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.
Berdasarkan catatan sejarah, jembatan ini mulai dibangun pada tahun 1913 semasa pemerintahan Sri Susuhanan Pakubuwono X.
Setelah selesai dibangun pada tahun 1915, jembatan ini pun diresmikan oleh Sri Susuhanan Pakubuwono X bersama dengan Residen Surakarta, F.P. Sollewijn Gelpke yang didampingi oleh pejabatan sipil dan militer.
Dibalik umur jembatan yang sudah tua, jembatan ini juga menyimpan cerita mistis dan langka yang tidak bisa dipikir secara logika.
Dilansir dari Instagram @misterisolo, jembatan ini dahulunya adalah tempat favorit untuk beberapa orang yang akan mengakhiri hidupnya.
Disamping itu jembatan ini juga menjadi tampat untuk menghanyutkan abu jenazah, ari-ari dan pusaka atau benda mistis lainnya.
Tak heran jembatan ini diselimuti cerita mistis yang sampai sekarang masih diperbincangkan. Sosok gundul pringis juga sering menampakkan wujud kepada warga disekitar jembatan.
Bahkan onggo-inggi juga banyak muncul di daerah jembatan. Konon, di area jembatan lama ini terdapat makhluk gaib yang memiliki energi besar berwujud Perempuan menggendong bakul.
Di tahun 70an makhluk gaib ini suka meminta tumbal, namun hal itu sudah berubah Ketika warga setempat mengganti tumbal itu dengan sesajen.
Jika sajen lupa diberikan maka akan ada kejadian mistis yang menganggu pengendara yang melintas jembatan itu.
Ada pula cerita tentang sosok pocong yang seringkali menemani pemancing di daerah jembatan itu. Kejadian itu biasanya malam hari.
Lokasi kemunculan pocong juga tidak pasti, ada yang di atas jembatan, ada yang di tanah bawah jembatan bahkan tepat disamping sang pemancing.
Hingga saat ini jembatan jurug lawas sudah tidak digunakan karena usang oleh waktu dan disamping jembatan juga sudah dibangun jembatan yang baru. (Mg9/nda)