Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Puluhan PKL di Alun-Alun Selatan Terdampak Sterilisasi Revitalisasi Keraton, Pemkot Solo Sudah Siapkan Tempat-tempat Ini untuk Berjualan

Silvester Kurniawan • Jumat, 1 Maret 2024 | 01:27 WIB
Lokasi bekas puluhan PKL di alun-alun selatan Keraton Solo yang terdampak proyek revitalisasi Keraton Solo (SILVESTER K./ RADAR SOLO)
Lokasi bekas puluhan PKL di alun-alun selatan Keraton Solo yang terdampak proyek revitalisasi Keraton Solo (SILVESTER K./ RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM - Demi menunjang kegiatan revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta yang dimulai dari Alun-alun Utara dan Selatan, sterilasasi area pun dilakukan.

Setidaknya, 28 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa menggelar lapak dagangan di dalam area lapangan alun-alun Keraton Solo itu mulai angkat kaki sebagai dampak dari sterilisasi ini.

Dilansir dari Radar Solo, Plt Kepala Satpol PP Kota Surakarta, Didik Anggono, pun menjelaskan mengenai proses sterilisasi ini.

Dikatakannya, upaya sterilisasi area itu sudah didahului dengan sosialisasi yang dilakukan pihak keraton dan pelaksana proyek pada Rabu (29/2).

Hal ini dilakukan lantaran batas waktu pengosongan area dalam alun-alun selatan atau alkid jatuh pada Kamis (29/2).

"Jadi per Kamis ini PKL yang terdampak sudah keluar objek. Jumlahnya ada 28 PKL kalau menurut data kami," terang dia Kamis (28/2).

Melalui koordinasi dengan pihak keraton, Pemerintah Kota Solo menyiapkan area kosong di tembok sisi luar paling selatan untuk para pedagang.

Selain itu, para pedagang tersebut juga akan menempati lokasi di balik tembok yang berbelakangan dengan Puskesmas Gajahan.

"Mereka juga masih bisa menempati area-area di luar lapangan alkid yang masih tersedia," kata Didik. 

Sekarang ini sesuai jadwal yang disterilkan baru yang di area dalam lapangan alun-alun selatan.

Area luar di sekeliling tembok sisi luar alkid akan dilakukan sesuai tahapan pekerjaan proyek yang berlangsung.

"Kita lihat dan sesuaikan dengan jadwal pekerjaan proyek lainnya," terang

"Soal kedepan akan dipindah di lokasi mana selama area di kerjakan, nanti kami akan koordinasi dengan dinas perdagangan," terang dia.

Hingga Kamis (29/2) sore, kawasan area dalam lapangan alkid telah disterilkan dari semua pedagang.

Di area itu, sejumlah kendaraan berat seperti truk penganglut material sudah wara-wiri melakukan pekerjaan kontruksi.

Pasalnya, ada sejumlah area yang telah dikeruk dengan sejumlah alat berat pada hari itu. 

"Pedagang sudah pindah semua mas. Ada yang meliburkan diri ada yang pindah ke titik lain di sisi tembok bagian luar," jelasnya.

"Kalau yanh libur semua gerobaknya dititipkan di depan tembok sisi selatan alkid ini," terang Hera, salah satu pedagang angkringan di Alkid.

Terpisah, KP Eddy Wirabhumi membenarkan bahwa penataan di kawasan alkid sudah berlangsung sebulan terakhir.

Per Kamis (29/2) ini mulai menyentuh area dalam lapangan sehingga harus mensterilkan pedagang.

Teknis serupa akan dilakukan seiring progres penataan yang dilakukan pemerintah pada area luar (sekeliling tembok sisi luar) di alkid.

Otomatis pedagang wajib menyesuaikan dengan kebijakan yang diambil keraton. 

"Hari ini pedagang yang di dalam lapangan alkid disterilkan, sebetulnya mulai pekerjaannya sudah lebih dari satu bulan," jelas KP Eddy Wirabhumi.

"Jika kemudian pedagang masih bisa jualan di sisi lain selama tidak menggagu pekerjaan masih dipersilakan," terangnya. (ves/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#pkl #pemkot #Keraton #alun-alun #revitalisasi #solo