Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Cegah BAB Sembarangan, TMMD Reguler ke-119 Gerakkan Jambanisasi di Gedongan Sragen

Ahmad Khairudin • Senin, 26 Februari 2024 | 04:35 WIB

Pelaksanaan program jambanisasi di hari ke-6 TMMD Reguler ke-119. (AHMAD KHAIRUDIN/ RADAR SOLO)
Pelaksanaan program jambanisasi di hari ke-6 TMMD Reguler ke-119. (AHMAD KHAIRUDIN/ RADAR SOLO)
 

SOLOBALAPAN.COM - TMMD Reguler ke-119 telah memasuki hari ke-6 sejak dibuka Selasa (20/2) lalu oleh Bupati Sragen Kusdinar untung Yuni Sukowati.

Semua kegiatan berjalan dengan baik fisik maupun non fisik.

Termasuk perpaduan keduanya yakni sosialisasi hidup sehat dan jambanisasi.

Pembangunan fisik selama TMMD selain cor jalan, Talud dan RTLH juga Jambanisasi.

Keluarga kurang mampu dan belum memiliki jamban di Desa Gedongan menjadi sasaran dari pelaksanaan jambanisasi ini.

Diharapkan, pelaksanaan jambanisasi melalui TMMD Kodim Sragen mampu meningkatkan pola hidup sehat warga Gedongan.

Tidak hanya bagi penerima, program jambanisasi dari TNI Kodim Sragen juga dirasakan manfaatnya oleh lingkungan secara umum.

Khususnya di Desa Gedongan, karena, dengan program jambanisasi bagi sejumlah warga di Gedongan, otomatis akan mengubah pola hidup sehat.

Kepala Desa Gedongan Maryanto menilai kesadaran akan kebersihan lingkungan meningkat.

"Minimal warga yang kini sudah punya jamban sendiri tidak lagi BAB di sembarang tempat yang tentunya akan mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan,’’ ujarnya Minggu (25/2).

Menurutnya, program jambanisasi akan merubah perilaku masyarakat yang sebelumnya BAB sembarangan menjadi lebih sehat.

Ketika warga tidak akan BAB di sembarang tempat, praktis penyebaran penyakit, seperti penyakit diare atau penyakit lainnya tidak mudah menjangkiti warga Desa Gedongan.

Salah satu penerima jambanisasi adalah Joko Taufik, 40, warga Dukuh Borangan Rt.01 Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh.

Dia benar-benar merasakan langsung manfaat bantuan tersebut.

Pasalnya, selama ini kalau mau BAB harus numpang di tetangga sebelah.

"Kami sekeluarga kini bisa menerapkan hidup sehat, karena tidak BAB numpang ke rumah tetangga sebelah," jelas Joko.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan jamban."

"Kini kami tidak harus menumpang tetangga," ujarnya. (din/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#tmmd #jambanisasi #reguler