SOLOBALAPAN.COM - Pada hari Rabu (21/2) kemarin, salah seorang pensiunan guru di area Solo Raya meninggal dunia karena mengidap hipertensi dan sering mengkonsumsi kopi manis.
Jika diketahui memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi, Anda sebenarnya tetap diperbolehkan minum kopi.
Tetapi, pastikan jumlah tidak melebihi rekomendasi, yaitu tidak lebih dari 200 mg per hari atau setara dengan satu cangkir kopi.
Dikutip dari yankes.kemkes.go.id, menurut penelitian kopi dapat meningkatkan tekanan darah tapi efeknya tidak terjadi dalam jangka panjang.
Pada orang-orang dengan tekanan darah tinggi (hipertensi), penelitian menunjukkan konsumsi kopi setiap hari tidak memiliki efek yang signifikan terhadap tekanan darah maupun kesehatan jantung.
Selain itu, pastikan kopi yang diminum tidak banyak mengandung gula, creamer, ataupun susu karena akan meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah serta penyakit lain seperti obesitas dan diabetes.
Oleh karena itu, alangkah baiknya bila terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter mengenai tekanan darah sebelum konsumsi kopi.
Jika tetap ingin mengonsumsi kopi, inilah tips konsumsi kopi bagi penderita darah tinggi yang dikutip dari Klikdokter.com.
1. Pilih kopi yang mengandung kafein rendah.
2. Pilihlah kopi murni tanpa banyak tambahan gula.
3. Batasi konsumsi kopi, yaitu cukup satu cangkir per hari.
4. Jika mengalami keluhan seperti berdebar-debar, pusing, sakit kepala, atau lainnya, sebaiknya kurangi konsumsi kopi dan memeriksakan diri ke dokter.
5. Konsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai tekanan darah sebelum konsumsi kopi, dan apakah diperbolehkan untuk minum kopi.
6. Tetap konsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin sesuai anjuran dokter.
Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik dapat berujung pada berbagai komplikasi, seperti penyakit stroke, jantung, hingga kematian.
Itulah penjelasan mengenai boleh atau tidaknya penderita darah tinggi minum kopi dan tips konsumsi kopi bagi penderita hipertensi. (mg9/rei)