SOLOBALAPAN.COM - Longsor terjadi pada talud yang ada di tepi jalan Karangpandan - Ngargoyoso, tepatnya di Desa Puntuk Rejo, Ngargoyoso, Karanganyar Sabtu (10/2) siang.
Talud yang longsor itu sendiri memiliki panjang kurang lebih 14 meter dan tinggi 5 meter.
Diketahui, longsoran talud ini mengenai salah satu bangunan rumah warga setempat yang bernama Waginem.
Rumah Waginem disebut mengalami kerusakan pada bagian dapur dan teras akibat longsor tersebut.
Tak ayal, warga berusia 55 tahun itu harus mengalami kerugian sebesar jutaan rupiah.
Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa talud yang longsor itu.
Dilansir dari Radar Solo, Kepala Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno, menjelaskan penyebabd dari longsornya talud.
Diduga, talud itu longsor lantaran sebelumnya di wilayah tersebut mengalami hujan lebat, sehingga mengakibatkan talud tidak kuat untuk menahan air.
"Tadi kami sudah mengecek kelokasi dan kemungkinan memang talud tersebut tidak kuat untuk menahan air," jelas Hendro.
"Kemudian menggerus tanah disekitar talud dan kemudian longsor."
"Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait dan sudah memberikan bantuan logistik untuk korban yang terdampak," terangnya
Untuk proses pembersihan, diungkapkan Hendro, pihak dari BPBD juga sudah berkoordinasi dengan jajaran dari TNI/Polri dan gabungan relawan.
Nantinya, mereka akan melakukan pembersihan terhadap puing - puing longsor dan membenahi bagian rumah korban yang rusak.
Disebutkannya, pembersihan tersebut akan dilaksanakan pada hari ini (11/2).
Dijelaskan juga bahwa korban yang terdampak masih tinggal di rumah bersama anak-anaknya lantaran yang terkena longsor hanya bagian teras dan dapur. (rud/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro