SOLOBALAPAN.COM - Jenazah salah satu korban Sarmo si serial killer asal Wonogiri akan diserahkan ke salah satu korban dalam waktu dekat.
Hal ini disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Yahya Dhadiri pad aJumat (9/2).
"Saat ini yang bersangkutan sudah di Rutan (Kelas II B Wonogiri) atas sangkaan pasal 363-nya (pencurian)," ujarnya seperti dikutip dari Radar Solo.
Diketahui, kasus pembunuhan berantai itu mulanya terkuak usai Sarmo ditangkap polisi karena melakukan pencurian di wilayah Kecamatan Girimarto.
Sarmo tertangkap dan polisi pun sukses mengungkap kasus pembunuhan tersebut.
Yahya menuturkan, dalam waktu dekat, berkas perkara korban bernama Agung Santosa (47) warga Desa Sajen Kecamatan Trucuk, Klaten bakal masuk tahap satu.
"Setelah tanggal 14 Februari, rencananya kita juga akan menyerahkan jenazah Pak Agung ke keluarga," kata dia.
Kasatreskrim menerangkan, jenazah Agung saat ini berada di RS Bhayangkara Solo.
Saat diserahkan kepada keluarga, kondisi jenazah sudah siap dimakamkan.
"Sudah proses pemulasaraan lengkap saat diserahkan kepada keluarga," kata Yahya.
Sebelumnya diberitakan, Sarmo serial killer asal Girimarto membunuh empat orang korban.
Keempat korban itu adalah Agung Santosa (47) warga Desa Sajen Kecamatan Trucuk, Klaten dan Sunaryo (47) warga Lingkungan Panggil Kelurahan/Kecamatan Jatipurno.
Setelah itu, ada Katiyani (26) warga Desa Sanan Kecamatan Girimarto.
Diketahui, kerangka Katiyani ditemukan di sekitar TPU Giriharjo Kecamatan Puhpelem pada 16 Mei 2020.
Satu korban lainnya adalah Sudimo (58) pemilik lahan yang disewa oleh Sarmo untuk penggergajian kayu di Dusun Ciman Desa Semagar Kecamatan Girimarto.
Dituturkan Sarmo sendiri, tiga korban, kecuali Katiyani, dihilangkan nyawanya dengan cara diberi minnuman yang dicampur apotas. (al/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro