SOLOBALAPAN.COM - Setelah melakukan proses pencarian, akhirnya petani ikan nila yang menjadi korban laka air berhasil ditemukan.
Korban itu bernama Isman Pramono (25) yang tenggelam di Waduk Gajah Mungkur (WGM).
Petani ikan nila ini berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Iya betul (sudah ditemukan). Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekira pukul 05.30," ujar Kasi Humas AKP Anom Prabowo Rabu (7/2).
Dia menerangkan, tubuh korban pertama kali ditemukan oleh nelayan dan segera dilaporkan kepada pihak yerkait.
Usai mendapatkan laporan, tim gabungan langsung melakukan evaluasi terhadap tubuh korban.
Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban oleh tim medis dari puskesmas setempat.
"Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Wuryantoro, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan, dan disimpulkan korban meninggal dunia karena tenggelam," beber Anom.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak keluarga juga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tak berkenan dilakukan autopsi.
Sebelumnya pencarian terhadap korban telah dilakukan selama dua hari oleh Tim SAR, BPBD Wonogiri, TNI/Polri, Basarnar, PMI, relawan dan warga. Atas ditemukannya korban, operasi pencarian ditutup.
"Keluarga telah menerima dan menganggap kejadian ini sebagai musibah sehingga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi, saat ini jenazah telah di serahkan kepada keluarganya untuk di lakukan pemakaman" kata dia.
Anom memaparkan, keluarga korban sempat melaporkan hilangnya Isman pada Senin (5/2) lalu.
Korban dilaporkan hilang usai tak kunjung pulang usai pamit bekerja di WGM.
"Atas peristiwa ini, kami menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati dan senantiasa mengutamakan keselamatan dalam bekerja." pungkas dia.
"Bagi nelayan atau petani nila, kami menghimbau untuk selalu memakai pelampung untukengantisipasi hal serupa," lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan, Isman Pramono seorang petani nila di WGM Wonogiri hilang sejak Senin (5/2).
Diduga, pria asal Desa Gumiwang Lor Kecamatan Wuryantoro itu mengalami laka air di WGM.
Mengingat korban sebelumnya dinyatakan menghilang dan masih dalam proses pencarian oleh beberapa pihat terkait. (al/nda)
Editor : Nindia Aprilia