Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Bupati Bagi Bibit di Sragen, Jadi Salah Satu Upaya Kembangkan Ekonomi Jangka Panjang!

Ahmad Khairudin • Rabu, 7 Februari 2024 | 16:29 WIB
Bupati Membagikan Bibit di Sragen
Bupati Membagikan Bibit di Sragen

SOLOBALAPAN.COM - Bank Perekonomian Rakyat BKK Karangmalang memberikan bantuan bibit pohon kepada para petani.

Bibit pohon ini diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sragen guna ditanam dan menghijaukan lahan.

Guna menyerahkannya, Bupati lantas terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan bantuan secara langsung pada Selasa (6/2).

Setidaknya terdapat sejumlah desa yang dikunjungi bupati.

Dalam roadshow tersebut diantaranya di desa doyong, Kecamatan miri, Desa Cepoko, Kecamatan Sumberlawang, Desa trombol, Kecamatan Mondokan.

Selanjutnya ada desa juwok, Kecamatan sukodono desa Gesi, Kecamatan Gesi, desa Denanyar, Kecamatan tangen dan terakhir di desa Kandangsapi, kecamatan jenar.

Total terdapat 2100 yang dibagikan di 7 kecamatan sehingga setiap desa yang ditunjuk menerima 300 bibit.

Lantas di desa yang ditunjuk ada 100 orang, sehingga setiap warga mendapatkan 3 bibit petai.

Selain itu dari PT BPR BKK Karangmalang juga menyerahkan bantuan Rp 1 juta pada kepala desa (kades) setempat yang mendapat bantuan.

Kemudian juga diberikan bantuan pupuk agar penanaman berjalan sesuai harapan.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan BKK Karangmalang memiliki dana CSR.

Lantas dana tersebut diberikan untuk membantu kabupaten Sragen.

"Karena ini konsepnya penghijauan, makanya yang diberikan bibit pohon. Pertanyaannya kenapa petai?" ujar bupati dalam sambutannya.

Lantas dia bergurau pada warga bahwa sambal petai adalah makanan kesukaan bupati. Namun berbuah nanti setelah 4 tahun kedepan.

Sehingga dia berharap bisa mengunjungi pohon tersebut meski sudah tidak menjabat bupati.

"Setelah diterima, mohon untuk dirawat. Pada periode pertama saya tanam mangga, jambu. Sekarang pohonnya sudah inalillahi wa innailaihi Raji'un,"bebernya.

Dia juga menerangkan petai juga ada kandungan gizi. Selain itu juga tidak menyebabkan asam urat.

Selama tidak mengkonsumsi berlebihan. Selain itu, Yuni berpesan agar tanaman bantuan petai itu dipelihara.

"Saya habis ini juga mau cek untuk bantuan bibit duren di Desa Jambeyan dan Sukorejo, saat ini sudah semestinya berbuah," ujar dia.

Sementara Direktur Utama PT. BPR BKK Karangmalang, Raji menyampaikan 3-4 tahun bisa panen.

Selanjutnya bantuan ini bisa memberi manfaat ekonomi. Pihaknya menyediakan 2100 bibit untuk masyarakat.

Bantuan bibit ini bisa menjadi salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat untuk beberapa tahun kedepan saat sudah berbuah. (din/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#bupati #sragen #bibit #pohon