SOLOBALAPAN.COM - Seorang petani nila di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri mengalami laka air dan hilang sejak Senin (5/2).
Petani tersebut bernama Isman Pramono (25) asal Desa Gumiwang Lor Kecamatan Wuryantoro.
Pria ini mengalami laka air di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri dan telah dilakukan pencarian sejak Senin, namun belum ditemukan hingga Selasa (6/2) siang.
Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Mudrik Alfan Harahap mengatakan pencarian korban masih terus dilakukan hingga Selasa siang.
Tim gabungan dari BPBD, TNI/Polri, SAR, Basarnas, PMI, relawan dan warga melakukan upaya pencarian di sekitar karamba.
"Pencarian Senin malam dihentikan sementara pukul 23.15. Selasa pagi mulai dilakukan pencarian lagi," ujar Alfan.
Dia menuturkan, sempat dilakukan pencarian di lokasi yang diduga TKP. Lokasi itu adalah area sekitar karamba. Diduga kuat, korban terjatuh ke perairan di lokasi itu.
Pasalnya, di bagian karamba tersebut terdapat bagian yang patah atau miring. Titik itulah diduga tempat korban terhatuh ke perairan WGM.
"Tidak ada saksi yang mengetahui. Kejadiannya kan diduga waktu jam kerjanya. Tugasnya memberi makan ikan dan menyortir ikan. Kemarin saat dicek ada bagian karamba yang patah atau miring. Diduga korbannya jatuh disitu," papar Alfan.
Lokasi itu adalah lokasi diduga paling kuat lokasi korban jatuh. Selain itu, perahu korban masih ada di karamba.
Alat yang digunakan untuk menyortir ikan juga belum penuh, dengan begitu kuat dugaan korban terjatuh ke perairan WGM di situ.
"Sementara lokasi diduga kuat disitu. Tapi tadi disisir juga belum ketemu," kata Alfan.
Sementara itu, barang milik korban ditemukan di karamba. Barang pribadi seperti handphone ditemukan pihak keluarga saat memgecek ke karamba untuk mencari korban.
Sampai saat ini korban masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian lebih lanjut. (al/nda)
Editor : Nindia Aprilia