Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Hiasan-hiasan Naga Siap Sambut Perayaan Imlek di Kota Solo, Ada yang Diimpor Langsung dari China

Reinaldo Suryo Negoro • Rabu, 24 Januari 2024 | 20:57 WIB
Lampion-lampion terpasang di depan Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024). (ARIS WASKITA/ ANTARA)
Lampion-lampion terpasang di depan Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024). (ARIS WASKITA/ ANTARA)

SOLOBALAPAN.COM - Tahun Baru Imlek diketahui akan berlangsung kurang dari sebulan lagi.

Menyambut perayaan ini, Kota Solo pun bersolek dengan berbagai pernak-pernik khas Imlek

Dilansir dari Antara, ada sekitar 5.000 lampion gantung yang dipasang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Pasar Gede Solo.

Selain itu, ada beberapa lampion lain seperti lampion 12 shio, lampion barongsai, dan lampion dewa uang.

Namun, ada lampion lain yang tak kalah mencuri perhatian.

Lampion-lampion yang dimaksud adalah lampion berbentuk naga.

Ketua Panitia Imlek Bersama Surakarta Sumartono Hadinoto pun menjelaskan mengenai lampion-lampion naga tersebut.

"Ada hiasan naga putar di Simpang Bank Indonesia," kata Sumartono.

"Ada naga dengan bola api di Plaza Balai Kota Surakarta."

"Dan yang paling spesial maskot berbentuk naga langsung kami impor dari China," jelasnya.

Namun, perayaan Imlek tidak terbatas pada hiasan dan pernak-pernik yang indah.

Perayaan Tahun Baru Imlek di Solo juga diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat untuk masyarakat.

Aksid nyata ini diwujudkan dalam acara Grebeg Sudiro yang memang bagian dari perayaan Imlek di Solo.

Dalam acara tersebut, ada sejumlah kegiatan seperti bakti sosial dan donor darah.

"Kami nanti juga akan memeriahkan rangkaian Imlek ini dengan kegiatan bakti sosial donor darah, kirab barongsai, dan Cap Go Meh," katanya. (rei)

 

PERUSAKAN LINGKUNGAN: Bekas pembabatan pohon bakau di pesisir Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, dilihat dari atas Rabu (17/1). (POKMAS MEKAR SARI/JPRM)
PERUSAKAN LINGKUNGAN: Bekas pembabatan pohon bakau di pesisir Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, dilihat dari atas Rabu (17/1). (POKMAS MEKAR SARI/JPRM)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#imlek #china #naga #solo