SOLOBALAPAN.COM – Selasa (9/1), ditemukan anggota Polres berinisial Bripda MR dengan kondisi gantung diri tidak memiliki nyawa di Barak Dalmas Polres Wonogiri.
Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo membenarkan peristiwa yang menimpa salah satu anggota Satuan Samapta Polres Wonogiri itu.
“Bripda MR ditemukan dengan keadaan tidak bernyawa pada pukul 09.00 dengan kondisi menggantung diri di belakang pintu kamar Barak Dalmas Polres Wonogiri dan kamar sedang terkunci” ucap Anom
Jasad Bripda MR ditemukan kali pertama ditemukan oleh temannya. Dia berniat mendatangi barak Bripa MR yang seharusnya sudah piket jaga namun tak kunjung tiba.
"Karena tidak segera tiba, dicari sampai ke barak itu," kata Anom.
Anggota yang mencari Bripda MR itu, imbuh Anom, sempat mengetuk kamar Bripda MR. Namun tak ada respons dari dalam kamar.
"Kamar dikunci dari dalam. Setelah dicek ditemukan itu (sudah meninggal tergantung, Red)," kata Anom.
Tubuh Bripda MR ditemukan dalam posisi tergantung di belakang pintu kamar. Tali terikat di lehernya.
Baca Juga: Proses Kremasi Jenazah Dr. Lo akan Dilaksanakan di Jam dan Tempat InI
Saat ini, polisi masih mendalami motif Bripda MR hingga nekat mengakhiri hidupnya. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan termasuk rekannya.
"Saat ini sudah diantarkan ke Sragen, tempat asalnya untuk dimakamkan," kata Anom.
Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik visum et repertum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan. Hanya ditemukan bekas jeratan pada bagian leher korban. Polisi menduga penyebab kematian korban akibat mati lemas.
Polisi telah memasang garis polisi di TKP. Saat ini, masih mendalami kasus tersebut. Termasuk melakukan penyelidikan guna mencari tahu penyebab pasti dan motif kematian korban.
“Saat ini korban sudah diantarkan ke Sragen untuk dimakamkan dan saksi-saksi termasuk rekan korban saat ini sudah diminta penjelasan dan keterangan,” pungkas dia. (al/ria/bun)
Editor : Perdana Bayu Saputra