Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Niat Memancing dengan Anak Berakhir Petaka, Sang Ayah Meninggal Tenggelam di Embung Watu Gajah

Ragil Listiyo • Selasa, 9 Januari 2024 | 05:42 WIB
Personel BPBD Boyolali mengevakuasi Joko Sulisno yang tenggelam di Embung Watu Gajah, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Senin (8/1/2024). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
Personel BPBD Boyolali mengevakuasi Joko Sulisno yang tenggelam di Embung Watu Gajah, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Senin (8/1/2024). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM - Seorang remaja asal Dusun Krupekan, RT 16 RW 03, Desa Karangkendal, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali tak bisa menahan tangis karena ayahnya yang meninggal tenggelam.

Sang ayah yang bernama Joko Sulisno tenggelam di Embung Watu Gajah, Jalan Blabak-Boyolali, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo pada Senin (8/1) petang.

Dilansir dari Radar Solo, kejadian bermula saat korban bersama anaknya dan satu teman anaknya berniat memancing di Embung Watu Gajah.

Saat Senin sore itu hujan mengguyur wilayah setempat. Mereka hendak memancing dengan turun ke sab kedua embung.

Saat akan turun tersebut, korban terpeleset dan turun ke bawah.

Kedua saksi mencoba turun dan menyelamatkan korban sekitar pukul 17.30 WIB.

Namun, karena tidak bisa berenang, upaya penyelamatan itu gagal.

Hingga akhirnya, korban sudah tidak terlihat lagi. Hal tersebut lantas dilaporkan ke warga sekitar.

"Sekitar pukul 17.30 ada laporan dari warga sekitar embung, kami langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian korban."

"Korban yang selamat dua survivor dan satu meninggal dunia," terang Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Boyolali Suratno.

Dia menerangkan, korban merupakan ayah dari salah satu saksi yang juga ada di lokasi.

Proses pencarian korban dilakukan di sekitar titik jatuh. Pencarian menggunakan alat pengaman pelampung dan jangkar.

Korban berhasil ditemukan pukul 18.30 dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban lantas dibawa ke RS Pandan Arang dengan ditemani pihak keluarga.

"Dua survivor yang selamat itu satu anak korban dan satu temannya si anak. Saat ini kondisi keduanya masih histeris.

"Selanjutnya, jenazah korban akan diserahkan ke.pihak keluarga," tandasnya.(rgl/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#meninggal #ayah #memancing #embung watu gajah #anak