SOLOBALAPAN.COM – Angin kencang dan hujan di yang melanda Kabupaten Karanganyar diketahui mengakibatkan longsor.
Longsor tersebut terjadi di Desa Tunggulrejo, Kecamatan Jumantono, Sabtu (6/1) sore.
Longsor itu juga berimbas pada empat rumah di desa ini.
Akibat longsor tersebut, akses jalan ke empat rumah tersebut terputus dan membuatnya terisolasi.
Kepala Desa Tunggulrejo Suparno mengungkapkan, hingga kemarin (7/1) sore, relawan gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, TNI dan Polri masih melakukan pembersihan material longsor.
”Itu statusnya jalan desa, kemarin (Sabtu, Red) karena hujan lebat dan talud tidak bisa menahan air," jelas Suparno.
"Kemudian longsor dan mengenai salah satu bangunan tembok warga.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, akan tetapi akses jalan menuju ke empat rumah warga terputus,” terangnya.
Parno menambahkan, pemilik rumah yang rusak diungsikan ke rumah tetangga yang lebih aman.
Pemerintah desa sudah melakukan koordinasi dengan BPBD untuk dilakukan perbaikan akses jalan tersebut.
”Tahun depan dari pemerintah desa akan menganggarkan untuk pembangunan talut agar nanti bisa gunakan lagi," lanjutnya.
"Sumber anggaran akan kami berikan dari anggaran kebencanaan,” kata Suparno.
Menanggapi kejadian ini, Kepala BPBD Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno pun langsung datang ke lokasi longsor tersebut.
Dia menerangkan, pemerintah kabupaten akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan longsor di Desa Tunggulrejo.
Hendro menjelaskan, untuk mengantisipasi longsor susulan, pihaknya bersama relawan dan warga setempat memasang jaring-jaring atau pathok untuk menahan tanah agar tidak terjadi longsor kembali.
”Untuk rumah yang ada di bawah penghuninya sudah diamankan."
"Sementara waktu kita bersihkan sembari memberikan rambu-rambu kepada masyarakat untuk tidak melintas terlebih dahulu di jalan tersebut,” terang Hendro. (rud/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro