Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Jenazah Mbah Mijem Akhirnya Ditemukan Tepat Sebulan Setelah Kejadian Terseret Longsor, Anak Sendiri yang Menemukan

Iwan Adi Luhung • Jumat, 5 Januari 2024 | 23:55 WIB
Evakuasi jenazah Mbah Mijem, korban longsor di Desa Ngroto Kecamatan Kismantoro Jumat (5/1). (BPBD Wonogiri for Radar Solo)
Evakuasi jenazah Mbah Mijem, korban longsor di Desa Ngroto Kecamatan Kismantoro Jumat (5/1). (BPBD Wonogiri for Radar Solo)

SOLOBALAPAN.COM - Setelah kejadian terseret longsor di wilayah Dusun Jaten, Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri pada 5 Desember lalu, jenazah Mbah Mijem akhirnya ditemukan.

Kabar ditemukannya jenazah Mbah Mijem ini disampaikan oleh Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Mudrik Alfan Harahap.

"Betul sudah ditemukan. Ditemukan Jumat (5/1) sekira pukul 07.15," ujarnya seperti dikutip dari Radar Solo.

Diketahui, Mbah Mijem merupakan korban longsor yang terjadi pada 5 Desember 2023. Saat longsor terjadi, korban sedang berada di sawahnya.

Kala itu, upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan.

Alat berat tak memungkinkan diterjunkan karena medan yang sulit.

Kendaraan roda empat atau roda dua juga tak bisa langsung ke lokasi.

Operasi pencarian juga telah dihentikan tujuh hari usai kejadian.

Akhirnya, tepat satu bulan usai kejadian itu, jenazah Mbah Mijem diketemukan.

Alfan menerangkan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh anaknya yang mencari keberadaan korban.

Korban ditemukan di aliran sungai persawahan sekitar TKP longsor.

"Awalnya anak korban mencari keberadaan korban disekitar lokasi tanah longsor dan sesampainya di aliran sungai yang berada di bawah lokasi longsor, melihat baju warna merah di atas permukaan air," terang Alfan.

Lalu, anak korban memdekat untuk memastikannya. Dan, baju merah itu adalah baju yang dikenakan Mbah Mijem. Hal itu kemudian dilaporkan ke pihak terkait.

Evakuasi kemudian dilakukan oleh Basarnas, TNI/Polri, BPBD, SAR, relawan dan warga dengan peralatan seadanya.

Berdasarkan visum luar dari petugas Puskesmas Kismantoro, tidak ada tanda-tanda penganiayaan, sehingga jenazah lanjut dimakamkan. (al/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#wonogiri #longsor #mbah mijem