SOLOBALAPAN.COM – Sejumlah 300 personil telah dipersiapkan oleh Polres Sragen guna melakukan pengamanan mudik saat libur Natal dan Tahun Baru 2023.
Hal tersebut juga mengingat bahwa Nataru tahun ini bertepatan dengan menyambut pemilu 2024, maka kondisi menjadi makin rawan.
Dengan begitu pengamanan makin diperketat dengan harapan dapat mengkondusifkan libur natal dan tahun baru.
Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2023 di Lapangan Mapolres Sragen, pada Jumat, (22/12).
Dalam Apel gelar pasukan dihadiri oleh jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten Sragen, para pejabat utama Polres Sragen, personil Polres Sragen yang tergabung dalam Operasi lilin Candi 2023, TNI Kodim 0725 Sragen, Yonif 408 Suhbrasta, serta personil Pemkab Sragen.
Kapolres Sragen menekankan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personil maupun sarana prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Kepolisian dengan sandi Lilin Candi 2023.
Diharapkan seluruh kegiatan pengamanan baik perayaan Natal tahun 2023 serta Tahun Baru 2024 (Nataru) dapat berjalan dengan optimal.
”Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan tugas rutin yang sudah teragenda setiap tahunnya, sehingga pada pelaksanaannya akan dapat berjalan dengan aman, nyaman dan lancar,” ujarnya.
Kapolres meminta jajaran agar lebih waspada agar kegiatan nataru berjalan dengan aman, nyaman dan lancar.
”Seperti penekanan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bahwa Natal dan tahun Baru ini rutinitas, tetapi apapun tetap harus direncanakan, harus dipersiapkan, utamanya yang berkaitan dengan transportasi pasokan dan distribusi bahan pokok, “ jelas Kapolres.
Dia menyampaikan kerawanan akan lebih tinggi. Maka dalam rangka pengamanan Nataru, Polres Sragen juga didukung oleh kekuatan personil dari pemerintah daerah kabupaten Sragen, Mitra Kamtibmas, TNI dan juga stakeholder terkait, dengan total kekuatan personil sebanyak 300 orang.
Untuk mendukung kegiatan pengamanan, Polres Sragen juga telah menyiapkan sejumlah 11 pos, diantaranya pos pengamanan di sejumlah 5 gereja, terdiri dari pos pengamanan gereja Santa Maria de Fatima, pos pengamanan gereja Taman Asri Sragen, pos pengamanan GKI Sragen, pos pengamanan GKJ Sragen dan pos pengamanan gereja Baitania Sragen.
Sejumlah 4 pos pelayanan di rest area tol, diantaranya pos pelayanan rest area 519 A, pos pelayanan rest area tol 519 B, pos pelayanan rest area tol 538 A dan pos pengamanan rest area tol 538 B, dan 2 pos pengamanan lainnya yakni pos terpadu exit tol Pungkruk Sidoharjo dan pos perbatasan provinsi exit Tol Sragen Timur Sambungmacan Sragen.
“Para personil sudah insert di lokasi pos pengamanan masing-masing sejak Jumat, pukul 00.00. Ini sebagai bentuk jaminan keamanan kepada masyarakat kita, yang melaksanakan mudik maupun balik serta ibadah Natal dan tahun baru,” jelasnya.
Terkait peningkatan arus lalu lintas, Kapolres menyebut, telah menyiapkan strategi dengan mengerahkan personil baik di perlintasan arus mudik dan balik di jalur arteri dan di jalur Tol.
Kapolres juga menegaskan kembali bahwa seluruh personil telah siap membantu saat NAtaru. Apalagi saat adanya kemacetan ataupun masalah dijalan, baik jalan tol maupun jalan arteri. (din/nda)
Editor : Nindia Aprilia