SOLOBALAPAN.COM – Guna melestarikan alam di Karanganyar, Mantan Bupati Karanganyar yaitu Juliyatmono mengharapkan program reboisasi tetap berlanjut.Program ini memiliki nama Karanganyar Ijo ROyo-Royo yang telah diselenggarakan setiap 15 Desember.
Program ini meupakan salah satu cara untuk menghijaukan Karanganyar. Tentunya akan berdampak baik bagi lingkungan.
Penanaman pohon dapat meminimalisir terjadinya longsor dan kerusakan tanah. Selain itu pohon juga bisa menjadi sumber resapan air yang paling utama.
”Kegiatan itu kami lakukan sejak saya bersama almarhum Pak Rohadi Widodo (wakil Bupati Karanganyar) menjabat sebagai pasangan bupati dan wakil bupati Karanganyar setelah dilakukan pelantikan pada 15 Desember 2014 lalu" terang Juliyatmono saat acara Ijo Royo-Royo, Jumat (15/12) siang.
"Harapannya, kegiatan ini bisa menjaga kelestarian alam di Kabupaten Karanganyar ini,” lanjutnya.
Penjabat (Pj) Bupati Karanganyar Timotius Suryadi yang membuka langsung kegiatan Karanganyar Ijo Royo-Royo mengaku berterimakasih kepada pasangan Bupati Karanganyar Juliyatmono-Almarhum Rohadi Widodo, dan Pasangan Juliyatmono-Rober Christanto yang selama 10 tahun telah mencanangkan program Karanganyar Ijo Royo-Royo.
Sampai sekarang program tersebut masih tetap dilaksanakan dengan baik agar mampu menghijaukan Karanganyar.
”Saya berterimakasih kepada pak Bupati Juliyatmono, dan berharap agar program ini nanti akan dapat diteruskan oleh generasi kita sampai kapanpun. Dan Karanganyar akan menjadi salah satu Kabupaten yang paling hijau dan nyaman untuk ditempati maupun di kunjungi,” terang Timotius yang baru saja dilantik ini.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sunarno mengungkapkan, kegiatan Karanganyar Ijo Royo-Royo yang dilakukan di Jalan Tentara Pelajar Karanganyar ini sebagai upaya dalam pengendalian iklim dan reboisasi.
”Kegiatan program Karanganyar ijo Royo-Royo ini rutin dilaksanakan setiap 15 Desember. Selain sudah menjadi agenda setiap tahun, juga sudah masuk dalam peraturan bupati,” ungkap Sunarno.
Salah satu agenda tahunan ini harus tetap dilaksanakan agar mampu menjaga kelestarian alam dan menghijaukan Karanganyar. (rud/adi/nda)
Editor : Nindia Aprilia