SOLOBALAPAN.COM - Seorang pembalap yang latihan di sirkuit gokart, Kelurahan Butuh, Kecamatan Mojosongo, Boyolali meninggal dunia pada Minggu (10/12) pagi.
Pembalap tersebut diketahui bernama Kholil Rahman, warga Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur dan berusia 41 tahun.
Dia meregang nyawa setelah lepas kendali dan menabrak dua kendaraan lawan arah.
Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, membenarkan hal tersebut. Dia menerima laporan laka di sirkuit sekitar pukul 09.30 WIB.
Saat ini, jenazah korban, Kholil, masih berada di RS Indriati. Selain itu, ada dua orang lagi yang masih mendapatkan perawatan di RS tersebut.
Petrus menerangkan, kejadian bermula saat sirkuit gokart tersebut digunakan untuk latihan bersama balap motor.
Ada seratusan orang yang mengikuti kegiatan tersebut. Per orang membayarkan Rp 150 ribu, sedangkan panitia menyewa area gokart senilai Rp 2 juta.
Mereka lantas menggelar latihan pada Minggu pagi. Korban mengendarai motor sport Honda CBR 150 yang diduga dipacu dengan kecepatan tinggi.
Hanya saja, latihan bersama yang dilangsungkan di Sirkuit Boyolali itu berakhir petaka.
"Pengendara motor itu (Korban,Red) berjalan dari arah timur ke barat di lajur kedua," jelasnya pada Minggu (10/12),
"Terus keluar jalur karena tidak bisa mengendalikan motornya, keluar jalur menabrak pembatas ban dan masuk ke jalur lawan yang mana jalur itu juga tengah digunakan oleh dua pembalap lain."
Tabrakan tak terhindarkan. Kerasnya benturan antara motor korban dengan dua motor lain yang berlawanan arah membuat korban mengalami luka parah di kepala.
Hingga akhirnya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Korban itu meninggal dunia karena kelalaian, lepas kendali. Menerobos ban-ban pembatas jalur dan masuklah korban ke jalur lawan, yang ada dua pembalap berlawanan arah."
"Jadi kejadiannya di sirkuit bukan di jalan raya," jelasnya.
Editor : Reinaldo Suryo Negoro