Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Arak-arakan 16 Remaja Pembawa Sajam Sukses Diamankan, Apresiasi Kapolres Boyolali untuk Perguruan Silat dan Masyarakat

Ragil Listiyo • Minggu, 10 Desember 2023 | 19:36 WIB
Belasan remaja diangkut polisi usai kedapatan membawa senjata sajam (sajam)
Belasan remaja diangkut polisi usai kedapatan membawa senjata sajam (sajam)

SOLOBALAPAN.COM - Enam belas remaja dicekut setelah kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) di Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo pada Minggu (10/12) dini hari.

 

Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi menerangkan, awalnya Polres menerima laporan dari warga.

Dikatakan, ada belasan anak yang melakukan arak-arakan dengan membawa senjata tajam di Jalan Musuk-Jatinom, tepatnya di Dusun Dampit, Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo.

Di waktu bersamaan, terdapat sekelompok anggota perguruan silat yang tengah berlatih tak jauh dari lokasi.

Kemudian, anggota perguruan silat itu bersama masyarakat menghentikan arak-arakan remaja tersebut dan diamankan di rumah warga Dusun/Desa Singaraja, Kecamatan Mojosongo.

"Kemudian, ditemukan enam belas senjata tajam berbagai macam jenis yang diduga milik beberapa remaja."

"Karena meresahkan masyarakat, enam belas pemuda dan sajam berbagai macam jenis kami amankan," jelasnya pada Minggu (10/12).

Remaja yang telah diamankan ini adalah, APR,20 tahun; RP,19 tahun; AR, 20 tahun; ADP, 19 tahun; MSP, 16 tahun; AFP, 16 tahun; DGS, 16 tahun; FU, 16 tahun.

Setelah itu ada AKN, 16 tahun; MIF, 16 tahun; DRP, 16 tahun; MR, 16 tahun; GL, 16 tahun; FDA, 17 tahun; RA, 15 tahun; dan yang terakhir AMA, 14 tahun.

Petrus menjelaskan, 16 remaja itu lantas diamankan ke Mapolres Boyolali. Mereka menjalani pemeriksaan dan diberi pembinaan.

Dia menambahkan bahwa remaja-remaja itu diamankan karena mereka berkumpul dan meresahkan warga masyarakat dan ditemukan beberapa sajam. 

Remaja-remaja tersebut rata-rata masih berada di bangku sekolah.

Di sisi lain, dia juga berterimakasih dan mengapresiasi peran masyarakat yang melaporkan ke polisi, serta turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban.

"Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada warga masyarakat dan ormas PSHT yang dalam hal ini telah memberikan kontribusi positif menjaga dan memelihara Kamtibmas."

"Menjaga kondusifitas kamtibmas membutuhkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat," imbuhnya.

Dia mengimbau agar para remaja tidak melakukan perbuatan yang meresahkan.

Para remaja tersebut berpotensi melalukan tindak pidana yang ada hukumnya. Selain itu, aksi tersebut juga sangat merugikan.(rgl/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#perguruan silat #arak-arakan #16 remaja membawa sajam #apresiasi #Kapolres Boyolali