Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

2 Hari Lagi Pasar Gedhe Klaten Diresmikan, Bupati Klaten Siapkan Pasar Beras

Angga Purenda • Kamis, 30 November 2023 | 17:22 WIB
BERGELIAT: Aktivitas jual beli di Pasar Gedhe Klaten, kemarin (29/11). Pasar ini akan diresmikan Sabtu (2/12) mendatang.
BERGELIAT: Aktivitas jual beli di Pasar Gedhe Klaten, kemarin (29/11). Pasar ini akan diresmikan Sabtu (2/12) mendatang.

SOLOBALAPAN.COM – Pasar Gedhe Klaten saat ini belum diresmikan namun sudah banyak pedagang yang berjualan disana. Rencananya peresmian dipastikan akan digelar pada hari Sabtu, 2 Desember 2023 mendatang. 

Berbagai Persiapan sudah dilakukan disana, termasuk yang nantinya akan meresmikan Pasar Gedhe Klaten ini.

Menurut Bupati Klaten Sri Mulyani, nantinya Ketua DPR Ri Puan Maharani dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang akan meresmikannya.

InsyaAllah 2 Desember akan diresmikan oleh ibu Ketua DPR Puan Mharani dan Pak Menteri PUPR. Ini pedagang yang sudah menempati pasar gedhe sudah 90 persen,” ucap Sri Mulyani, kemarin (29/11).

Nantinya di Pasar Gedhe Klaten akan memiliki pasar beras yang menyediakan produk beras premium dan berkualitan.

Seperti beras varietas asli Klaten yaitu rojolele srinuk dan sinar yang akan dijual disana. Persiapan ini telah dilakukan dan akan menempati sebagian los di lantai II gedung zona A.

”Sebelumnya kan pernah saya sampaikan akan membangun pasar beras di Delanggu. Tetapi aset kepemilikan Sub Terminal Delanggu (yang hendak dijadikan pasar beras, Red) bukan sepenuhnya milik pemkab. Tapi juga milik pemerintah desa sehingga menjadi kendala dengan adanya dua kepemilikan tanah itu,” ucapnya.

Kini pasar beras dialihkan ke Pasar Gedhe Klaten. Total ada tujuh kios yang salah satunya dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten.

Terkait pengelolaan kios dikoordinasikan oleh PT Aneka Usaha Klaten yang merupakan perusahaan daerah yang bergerak di beberapa bidang. Salah satunya pendistribusian beras rojolele srinuk kepada ASN di lingkungan Pemkab Klaten.

”Pasar beras di Pasar Gedhe Klaten ini sudah kami siapkan sebagai ikon baru di sana,” ucap Mulyani.

Seperti diketahui pembangunan Pasar Gedhe Klaten dimulai sejak Desember 2021 dan selesai Mei lalu. Proyek tersebut menelan anggaran sekira Rp 88 miliar dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Pasar Gedhe Klaten menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai sumber energi terbarukan, hal ini mengungsung konsep green building. 

PLTS ini memiliki fungsi untuk mendukung kebutuhan energi listrik di Pasar Gedhe Klaten selain dari sumber listrik PLN. (ren/adi)

 

JAGA KEANDALAN PASOKAN : Petugas PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah UIT JBT melalui UPT Salatiga memastikan pasokan listrik tanpa kedip selama 24 jam selama penyelenggaraan Piala Dunia U-17.
JAGA KEANDALAN PASOKAN : Petugas PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah UIT JBT melalui UPT Salatiga memastikan pasokan listrik tanpa kedip selama 24 jam selama penyelenggaraan Piala Dunia U-17.
Editor : Nindia Aprilia
#bupati klaten #klaten #puan maharai #basuki hadimuljono #Pasar Gedhe Klaten