SOLOBALAPAN.COM - Bank digital yang didukung oleh ekosistem BRI Group, Bank Raya, menghadirkan sebuah inovasi fitur aplikasi digital demi merespons kebutuhan transaksi perbankan masyarakat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terus meningkat.
Inovasi fitur digital saving yang dihadirkan Bank Raya ini dinamakan Saku Bisnis. Fitur tersebut akan melengkapi fitur aplikasi Raya yang saat ini hadir membantu para nasabah personal dalam mengelola keuangan dan transaksi harian mereka.
Fitur Saku Bisnis ini disosialisasikan Bank Raya untuk para pelaku usaha di berbagai daerah. Fitur ini juga diperkenalkan oleh Community Branch Bank Raya Solo kepada ratusan pelaku UMKM di Solo dan sekitarnya pada acara Kuliner Keprabon, bertempat di halaman Kantor Kelurahan Keprabon di Jalan Diponegoro No. 50 Keprabon, Banjarsari, Solo.
Kuliner Keprabon sendiri diinisiasi oleh Pemkot Surakarta untuk membangkitkan kembali perekonomian warga Solo pasca pandemi.
Salah satu langkahnya dengan memfasilitasi para pelaku usaha lokal setempat untuk memasarkan usaha dan meningkatkan omset usahanya. Pada kesempatan ini, Bank Raya juga memberikan bantuan CSR berupa sarana dan prasarana tenda untuk tempat usaha.
Sebagai kota budaya dan kota kreatif, Surakarta memiliki potensi pertumbuhan jumlah pelaku usaha yang besar.
Menurut data Kementerian Koperasi dan UMKM, tahun lalu jumlah UMKM Kota Solo ada sebesar 17.964 unit usaha, atau 12,69 persen dari jumlah UMKM Provinsi Jawa Tengah (141.530 unit usaha) yang telah berkontribusi mendukung pergerakan ekonomi Jawa Tengah.
“Sebagian besar dari pelaku usaha di Surakarta juga sudah memiliki literasi digital yang baik, dan berorientasi pada pertumbuhan bisnis," jelas Direktur Retail Agri dan Pendanaan Bank Raya Dedy Hendrianto seperti dikutip Solobalapan.com dari Radar Solo.
Menurutnya Bank Raya akan sangat membantu pelaku UMKM yang sedang merintis usaha mereka atau yang sedang ingin mengembangkan bisnis dengan fitur Saku Bisnis yang diluncurkannya.
"Sehingga, kehadiran Bank Raya sebagai bank digital dengan fitur Saku Bisnis sangat tepat untuk membantu para pelaku usaha, khususnya yang sedang merintis usahanya maupun yang ingin mengembangkan bisnisnya dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik," katanya
"Saku Bisnis terintegrasi dalam satu aplikasi Raya, sehingga memudahkan pelaku usaha bertransaksi personal maupun bisnis,” sambungnya.
Fitur Saku Bisnis ini memiliki berbagai menu untuk membantu operasional bisnis, seperti mass transfer yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transfer sekaligus ke sepuluh rekening tujuan secara real-time.
Ini untuk memudahkan transaksi payroll atau pembayaran kepada pemasok. Selain itu, nasabah juga dapat melakukan pemisahan dana untuk usaha dengan membuat hingga lima saku bisnis berbeda. Termasuk dapat melakukan pengecekan mutasi rekening, sehingga dapat memantau operasional keuangan bisnis dengan baik.
“Kedepannya Bank Raya akan terus memperluas penetrasi produk-produk perbankan digital kami, hingga menjangkau ke berbagai daerah lainnya, agar semakin banyak nasabah yang memanfaatkan kemudahan transaksi perbankan digital menggunakan Bank Raya untuk pengelolaan keuangannya,” tutup Dedy. (nik/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro