Persis Solo vs Kendal Tornado FC: Ricky Nelson Siapkan Jurus Khusus Buka 'Gembok' Laskar Badai Pantura

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:20 WIB
Bek Persis Solo Alexvan Djin dikawal dua pemain Persela Lamongan di Stadion Surajaya (13/9/2026). (Tim Media Persis Solo)
Bek Persis Solo Alexvan Djin dikawal dua pemain Persela Lamongan di Stadion Surajaya (13/9/2026). (Tim Media Persis Solo)

 

SOLOBALAPAN.COM – Persis Solo mengusung misi wajib menang saat menjamu Kendal Tornado FC pada pekan keempat Grup Timur Championship 2026/2027 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (3/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Menjelang laga Derbi Jawa Tengah tersebut, pelatih Persis Solo, Ricky Nelson, secara khusus mewaspadai disiplin tinggi organisasi permainan Laskar Badai Pantura yang belum tersentuh kekalahan dari tiga laga awal.

Ricky memastikan seluruh kelemahan tim dari laga-laga sebelumnya telah dibenahi selama sesi latihan intensif.

Walau harus kehilangan penggawa muda Theo Leeming yang dipanggil Timnas Indonesia U-20, Ricky menjamin kedalaman skuad Laskar Sambernyawa dalam kondisi siap tempur.

“Pertandingan besok malam merupakan game keempat. Kami mempersiapkannya dengan baik. Memang kami kehilangan Theo yang harus bergabung dengan timnas, tetapi itu tidak menjadi masalah karena semua pemain sudah mempersiapkan diri,” ujar Ricky Nelson, Jumat (2/10/2026).

Eks juru taktik berpengalaman itu mengakui bahwa mengalahkan Kendal Tornado FC bukan perkara gampang. Anak asuh Stefan Keeltjes dikenal memiliki tembok pertahanan kokoh yang sangat rapat.

“Kendal merupakan salah satu tim yang organisasinya cukup baik dan bagus. Kami juga mengenal Coach Stefan dengan baik, sehingga ini menjadi catatan bagaimana kami bisa membongkar pertahanan Kendal,” jelasnya.

Kadek Raditya Ingatkan Fokus Hingga Menit Akhir

Sementara itu, bek tangguh Persis Solo, Kadek Raditya Maheswara, meminta rekan-rekannya tidak terlena. Kendati baru saja menyumbang gol saat menghadapi Persipura Jayapura, Kadek menilai masih ada evaluasi di barisan belakang yang harus diperbaiki.

“Saya kemarin sempat mencetak gol, tetapi saya merasa ada evaluasi. Selama latihan kami sudah mendapat arahan dari pelatih bagaimana menghadapi Kendal. Kami lebih fokus kepada tim kami sendiri dulu,” tutur Kadek.

Ricky Nelson menambahkan bahwasanya konsentrasi penuh dari menit awal hingga peluit panjang dibunyikan menjadi kunci utama mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

“Sepak bola modern saat ini ditentukan hingga menit akhir. Setiap pemain dan tim wajib konsentrasi sampai pertandingan selesai,” pungkas Ricky sembari mengajak suporter Pasoepati memadati tribun Manahan. (jalu/dam)

Editor : Damianus Bram
Ricky Nelson Kendal Tornado FC persis solo derbi jateng laskar sambernyawa