SOLOBALAPAN.COM – Timnas Indonesia mulai memasuki fase krusial dalam persiapan jangka panjang menuju helatan bergengsi Piala Asia 2027.
Meski tenggat waktu persiapan kian mepet, Skuad Garuda dinilai masih memiliki ruang dan kesempatan emas dalam beberapa pertandingan mendatang untuk membenahi kedalaman skuad sebelum tampil di panggung tertinggi Benua Kuning.
Seluruh rangkaian laga internasional sepanjang satu tahun terakhir sejatinya menjadi fondasi utama tim pelatih dalam menyaring komposisi pemain terbaik.
Agenda FIFA Matchday yang dijadwalkan pada November mendatang diprediksi bakal menjadi panggung penentuan kerangka utama Skuad Garuda untuk Piala Asia 2027.
Para pemain yang dipercaya tampil pada laga November mendatang diyakini memiliki kans paling besar untuk mengamankan tempat di daftar skuad utama.
Melihat performa di fase grup FIFA ASEAN Cup 2026, penampilan anak asuh John Herdman dinilai belum sepenuhnya meyakinkan jika ingin bersaing ketat dengan raksasa Asia dan merealisasikan target tinggi PSSI.
Target menembus babak 8 besar (perempat final) Piala Asia 2027 membutuhkan organisasi permainan yang jauh lebih solid, tidak sekadar mengandalkan kualitas individu pemain belakangan ini.
Beberapa aspek vital—mulai dari kerapian transisi, efektivitas penyelesaian akhir di lini depan, hingga konsistensi organisasi pertahanan selama 90 menit penuh—menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera dievaluasi oleh jajaran pelatih.
Kendati demikian, catatan kekurangan tersebut tak perlu disikapi dengan kepanikan. PSSI dan tim kepelatihan masih mengantongi dua laga uji coba berstatus FIFA Matchday di bulan November 2026 untuk menguji kematangan skema taktik.
Dengan waktu tersisa sekitar 104 hari menuju putaran final Piala Asia 2027, setiap laga uji coba resmi wajib dimanfaatkan secara optimal guna mematangkan chemistry dan mempertajam pola permainan Skuad Garuda.
Editor : Damianus Bram