SOLOBALAPAN.COM — Laga bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung dipastikan bakal dikawal secara ekstra ketat.
Guna menjaga netralitas serta meredam tensi tinggi di lapangan, wasit lisensi internasional asal Jepang, Yudai Yamamoto, resmi ditunjuk untuk memimpin duel sengit pekan kedua Super League 2026/2027 tersebut.
Pertandingan bergengsi ini bakal dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) mulai pukul 15.30 WIB.
Kepastian penunjukan pengadil lapangan asal Negeri Sakura tersebut diungkapkan oleh akun media sosial pengamat perwasitan nasional, @forumwasit.idn.
Demi menjamin keadilan penuh tanpa intimidasi intervensi lokal, PSSI menetapkan seluruh perangkat pertandingan yang bertugas terbebas dari domisili DKI Jakarta maupun Jawa Barat:
- Wasit Utama: Yudai Yamamoto (Jepang)
- Asisten Wasit 1: Akbar Jamaludin (Sulawesi Selatan)
- Asisten Wasit 2: Umar (Jawa Tengah)
- Wasit Keempat (Cadangan): Steven Yubel Poli (Sulawesi Utara)
- Wasit Video Assistant Referee (VAR): Aidil Azmi (Aceh)
- Asisten VAR (AVAR): Frengky Ferdianto (Jawa Tengah)
Rekam Jejak Ketegangan Yudai Yamamoto di Kompetisi Tanah Air
Nama Yudai Yamamoto sejatinya sudah tidak asing lagi di telinga para penikmat sepak bola nasional.
Figur berpenampilan tenang namun tanpa kompromi berusia 43 tahun ini telah aktif mengawal laga-laga krusial Super League dan Championship sejak musim lalu.
Sepanjang musim 2025/2026 saja, Yamamoto tercatat telah memimpin total 29 laga resmi di Indonesia (26 laga Super League dan 3 laga Championship).
Sementara pada musim Super League 2026/2027 yang baru bergulir, Yamamoto sebelumnya sukses mengawal pertandingan sengit antara Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya di Bandar Lampung pada 5 September 2026 lalu, dengan torehan empat kartu kuning.
Ujian Kepemimpinan di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Macan Kemayoran
Status laga di SUGBK ini menjadi laga kandang perdana bagi Macan Kemayoran di awal musim ini.
Menghadapi rival abadi Maung Bandung dengan persaingan gengsi yang kental, kepemimpinan tegas Yamamoto dinilai sangat krusial agar pertandingan berjalan aman, adil, serta terhindar dari kontroversi keputusan fatal. (dam)
Editor : Damianus Bram