SOLOBALAPAN, HANOI — Publik dan media olahraga Vietnam dilaporkan mulai dilanda kekhawatiran besar menjelang bergulirnya ajang prestisius FIFA ASEAN Cup 2026 per Kamis (10/9/2026).
Keresahan ini mencuat menyusul regulasi resmi yang mewajibkan klub domestik maupun luar negeri untuk melepas para pemainnya ke tim nasional, seiring masuknya turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut ke dalam agenda resmi kalender FIFA.
Media terkemuka Vietnam, Thethao247, secara terbuka menyoroti bahwa kebijakan tersebut akan mengubah peta kekuatan sepak bola regional secara drastis, dengan menempatkan Timnas Indonesia sebagai kontestan yang paling diuntungkan berkat potensi tampilnya barisan pemain abroad kelas dunia.
Status Kalender Resmi FIFA: Berkah Besar bagi Garuda, Ancaman Serius bagi Vietnam
Pemberlakuan regulasi wajib lepas pemain (mandatory player release) menjadi pembeda mendasar antara edisi kali ini dengan turnamen regional edisi-edisi terdahulu.
Kondisi ini memungkinkan negara-negara dengan basis pemain abroad melimpah, seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina, untuk memanggil kekuatan terbaik tanpa terhalang penolakan klub luar negeri.
Media Vietnam Thethao247 mengakui bahwa skuad Golden Star Warriors asuhan pelatih Kim Sang-sik kini menghadapi tantangan terberat untuk mempertahankan supremasinya di kancah regional.
Ulasan Media Vietnam (Thethao247.vn): "Regulasi pelepasan pemain menciptakan perubahan besar menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.
Dengan turnamen yang kini menjadi bagian dari kalender resmi FIFA, Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina memiliki kesempatan untuk memanggil pemain terbaik mereka, terutama bintang-bintang yang bermain di luar negeri. Perubahan ini bisa paling menguntungkan Indonesia."
Baca Juga: Daftar Pembagian Pot Undian Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Sejajar Thailand di Pot 3!
Kedalaman Skuad Timnas Indonesia: Deretan Bintang Eropa Siap Tampil Penuh
Dalam analisisnya, Thethao247 menggarisbawahi kerugian besar Indonesia di masa lalu saat harus kehilangan hingga 14 pilar kunci karena turnamen regional tidak masuk dalam kalender resmi FIFA.
Namun, untuk edisi 2026, Timnas Indonesia berpeluang besar menurunkan komposisi skuad terbaik di setiap lini.
Meskipun bek tengah Mees Hilgers dilaporkan mengalami cedera, armada Merah Putih dinilai tetap memiliki benteng pertahanan yang sangat kokoh dengan kehadiran Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Justin Hubner, dan Dean James.
Di sektor bawah mistar gawang, Indonesia memiliki opsi kelas wahid lewat kehadiran Maarten Paes dan Emil Audero.
Sementara itu, daya gempur lini depan diproyeksikan bakal semakin tajam dengan kehadiran duet penyerang tajam Ole Romeny serta talenta muda berbakat Miliano Jonathans.
Rival Kawasan Memperkuat Diri dan Peta Pembagian Grup
Kewaspadaan Vietnam kian beralasan mengingat rival-rival lain di Asia Tenggara juga menyiapkan amunisi terbaiknya:
-
Thailand: Bersiap memanggil kembali pilar senior seperti Chanathip Songkrasin, Theerathon Bunmathan, dan Nicholas Mickelson, serta didukung kreativitas lini serang lewat Supachok Sarachat dan Suphanat Mueanta.
-
Malaysia: Berpotensi menurunkan kuartet andalan Dion Cools, Arif Aiman, LaVere Corbin-Ong, dan Syihan Hazmi.
-
Filipina: Diperkuat barisan pemain keturunan Eropa seperti kiper Kevin Ray Mendoza, Paul Tabinas, Jefferson Tabinas, Sebastian Rasmussen, Gerrit Holtmann, hingga Bjorn Kristensen.
Pada turnamen kali ini, Timnas Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara itu, Timnas Vietnam harus melakoni pertarungan berat di Grup B bersama musuh bebuyutannya Thailand, Filipina, dan Pakistan.
Berdasarkan format kompetisi, hanya tim yang keluar sebagai juara grup yang berhak melaju langsung ke babak final, sedangkan posisi runner-up akan bertarung memperebutkan peringkat ketiga.
Tabel Pemetaan Fakta & Regulasi Baru FIFA ASEAN Cup 2026
Guna memberikan pemetaan informasi mengenai aturan baru turnamen, daftar pemain pilar, pembagian grup, serta sorotan media secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:
Kekhawatiran publik Vietnam menjadi sinyal jelas bahwa diterapkannya regulasi wajib pelepasan pemain FIFA akan menjadikan FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai panggung pembuktian supremasi sepak bola Asia Tenggara dengan kualitas tertinggi sepanjang sejarah.
(did)