The Jakmania Beneran Boikot JIS! Kapten Persija Rizky Ridho Buka Suara: Kami Butuh Mereka

Damianus Bram • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:13 WIB
Rizky Ridho selangkah lagi harumkan nama Indonesia di kancah sepak bola dunia lewat Puskas Award 2025.
Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, berharap dukungan penuh dari Jakmania. (Persija Jakarta)

 

SOLOBALAPAN.COM — Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, akhirnya angkat bicara merespons situasi kurang harmonis antara pihak manajemen klub dan kelompok suporter setia, The Jakmania.

Bek berlabel Timnas Indonesia tersebut berharap polemik terkait tiket ini bisa segera menemukan titik terang dan hubungan kedua pihak kembali membaik.

Sebagaimana diketahui, The Jakmania mengambil keputusan tegas untuk memboikot dan tidak hadir dalam acara peluncuran (launching) skuad Super League 2026/2027 yang dirangkaikan dengan laga uji coba melawan klub Australia, Brisbane Roar, di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026).

Aksi boikot tersebut dipicu oleh kenaikan harga tiket resmi khusus pemilik Kartu Tanda Anggota (KTA) The Jakmania, yakni Rp150 ribu untuk tribun bawah dan Rp130 ribu untuk tribun atas.

Angka ini naik signifikan jika dibandingkan acara launching musim lalu kontra Arema FC di JIS yang dibanderol Rp100 ribu (Tier 2) dan Rp130 ribu (Tier 1).

Merespons polemik tersebut, Rizky Ridho mengaku sudah mengetahui aksi boikot yang digelorakan suporter melalui media sosial.

Meski begitu, pemain berusia 24 tahun ini enggan berkomentar lebih dalam mengenai kebijakan harga tiket karena merasa berada di luar wewenangnya sebagai pemain.

"Ya, saya juga lihat beberapa aksi soal boikot itu di Instagram. Tentunya saya juga nggak bisa beri jawaban yang maksimal ke teman-teman karena mungkin ada pihak yang berwajib untuk menjawab pertanyaan itu," tutur Rizky Ridho, dikutip dari JawaPos.com.

Baca Juga: Eks Bomber Panathinaikos Merapat ke Persija, Alexander Jeremejeff: Target Saya, Bawa Klub Juara!

Sebut Pemain Sangat Membutuhkan Energi Suporter

Mantan bek Persebaya Surabaya ini menegaskan bahwa kehadiran suporter merupakan elemen vital bagi perjuangan skuad Macan Kemayoran mengarungi sengitnya kompetisi musim depan.

Ia sangat berharap konflik internal ini segera mereda agar tribune JIS maupun stadion lainnya bisa kembali dipenuhi yel-yel khas The Jakmania.

"Tapi bagi saya, saya berharap semoga keadaannya membaik semuanya antara suporter dan tim karena gimana pun kita juga butuh suporter," tegasnya.

Ridho menuturkan bahwa dorongan serta energi positif dari ribuan pasang mata di tribun merupakan bahan bakar tambahan bagi para pemain di atas lapangan.

"Dan saya harap semuanya membaik dan kembali untuk mendukung Persija di musim-musim berikutnya, di musim depan karena kami memang butuh mereka. Terima kasih," ujar eks pemain Persebaya Surabaya tersebut.

Manajemen Alihkan Kuota Tiket ke Penjualan Umum

Sebelumnya, pengurus The Jakmania dan manajemen Persija sejatinya sempat duduk bersama dalam forum audiensi untuk menyampaikan aspirasi suporter terkait penyesuaian harga tiket. Namun, karena tidak tercipta kesepakatan, keputusan boikot akhirnya resmi diambil.

Menanggapi sikap tegas kelompok suporter tersebut, manajemen Persija menyatakan tetap menaruh rasa hormat atas keputusan The Jakmania.

Sebagai langkah penyesuaian acara launching, manajemen Macan Kemayoran kini telah mengalihkan seluruh alokasi kuota tiket yang sebelumnya disiapkan untuk The Jakmania ke kanal penjualan umum secara daring. (dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : Solo Balapan
the jakmania Brisbane Roar persija Rizky Ridho boikot