SOLOBALAPAN.COM – Induk Organisasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi disiplin yang sangat berat kepada Timnas Argentina dan Federasi Sepak Bola Argentina (AFA).
Keputusan ini merupakan buntut dari aksi kericuhan usai laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Jurnalis ternama Fabrizio Romano melaporkan bahwa FIFA mengeluarkan total delapan poin hukuman untuk kubu Argentina.
Hukuman terberat dialamatkan kepada gelandang senior yang kini membela Boca Juniors, Leandro Paredes.
Paredes dijatuhi sanksi larangan bertanding dalam 10 laga internasional bersama Timnas Argentina. Selain itu, mantan pilar AS Roma dan Juventus tersebut diwajibkan membayar denda sebesar 90 ribu USD (sekitar Rp1,5 miliar).
Tak hanya pemain, AFA turut menanggung imbas finansial. Induk sepak bola Argentina itu dijatuhi denda sebesar 321 ribu USD (sekitar Rp5,6 miliar).
FIFA juga memberikan sanksi pembatasan penonton, di mana dua laga kandang terdekat La Albiceleste hanya boleh terisi maksimal 50 persen dari kapasitas total stadion.
Baca Juga: Buntut Kontroversi di Piala Dunia 2026, FIFA Resmi Investigasi Timnas Argentina atas 4 Pelanggaran
Rincian Sanksi Pemain dan Staf Kepelatihan
Dua pilar Argentina lainnya serta jajaran staf pelatih tak luput dari tindakan tegas Komite Disiplin FIFA:
Nahuel Molina: Larangan bertanding 7 pertandingan dan denda 90 ribu USD (Rp1,5 miliar).
Thiago Almada: Larangan bertanding 1 pertandingan dan denda 30 ribu USD (Rp530 juta).
Roberto Ayala (Asisten Pelatih): Hukuman skorsing 3 pertandingan dan denda 30 ribu USD (Rp530 juta).
Kubu Spanyol pun turut menerima amankan hukuman ringan. Bintang muda mereka, Gavi, dijatuhi sanksi larangan tampil 1 pertandingan serta denda 30 ribu USD (Rp530 juta) akibat keterlibatannya dalam provokasi.
Kronologi Kericuhan Pasca Final Piala Dunia 2026
Penetapan sanksi ini dilakukan FIFA setelah menuntaskan investigasi mendalam terkait kerusuhan usai peluit panjang laga final Piala Dunia 2026 pada 19 Juli lalu.
Laga puncak tersebut dimenangkan oleh Spanyol (La Roja) dengan skor tipis 1-0.
Adu mulut di atas lapangan dengan cepat berubah menjadi kontak fisik secara anarkis. Berdasarkan bukti rekaman video yang beredar luas di media sosial,
Paredes dan Molina terekam melayangkan pukulan ke arah dua penggawa Spanyol, Eric Garcia dan Rodri.
Di tempat terpisah, asisten pelatih Roberto Ayala terlihat memukul Dani Olmo. Emosi Paredes makin tak terkontrol saat pemain berusia 32 tahun itu terekam mendorong keras hingga hampir memukul Gavi sampai tersungkur.
Akibat tindakan tidak sportif itu, FIFA memberikan hukuman terberat dalam sejarah kariernya. (dam)
Editor : Damianus Bram