SOLOBALAPAN.COM – Kategori kompetisi Super League musim 2026/2027 menjadi momentum kebangkitan bagi para pencinta sepak bola tanah air.
Pasalnya, suporter kini resmi diperbolehkan kembali mendampingi tim kesayangannya dalam laga tandang (away).
Kebijakan anyar ini secara resmi mengakhiri pembatasan kedatangan suporter tim tamu yang diberlakukan sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.
Sebagaimana diketahui, sejak insiden kelam yang merenggut 135 jiwa tersebut, pendukung tim tamu dilarang hadir di stadion sebagai bagian dari transformasi sepak bola Indonesia dan evaluasi FIFA.
Kini, akses tersebut resmi dibuka kembali. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah mengevaluasi kondusivitas suporter sepanjang tahun lalu.
”Bisa dibilang beberapa persoalan terkait supporter away ini sangat minim. Dengan dasar itu, kami coba mengajukan proposal ke FIFA. Dan, FIFA memberikan restu,” ujar Ferry dikutip dari JawaPos.com, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Persis Solo Resmi Rekrut Kiper Pengalaman Rizky Maulana Menatap Pegadaian Championship
Laga Rivalitas Tinggi Tetap Dibatasi
Kendati izin away telah dikantongi, PSSI dan I.League menegaskan bahwa kelonggaran ini tidak berlaku untuk laga yang memiliki tingkat rivalitas tinggi. Penentuan izin nantinya akan mengacu pada pemetaan keamanan serta perizinan kepolisian.
Ferry menyebut duel sengit seperti Persija Jakarta vs Persib Bandung serta Arema FC vs Persebaya Surabaya sebagai contoh laga yang tetap mendapat pembatasan.
”Semua kebijakan diserahkan kepada pemangku kepentingan,” tegasnya.
Kebijakan ini pun memantik respons dari pentolan suporter Bonek, Husin Ghozali. Menurutnya, dinamika suporter seharusnya tidak diatur terlalu kaku oleh federasi.
”Apakah ada aturan tertulis dari FIFA soal larangan away? Jadi, kalau aturan itu dicabut, ya memang wajar. Dunia suporter itu dinamis. Jadi, nggak bisa diatur langsung oleh federasi. Aturan supporter itu biar dibuat oleh para supporter itu sendiri,” ujar Husin.
Tanggapan The Jakmania dan Aturan Ketat I.League
Di luar laga kategori derby atau "panas", klub dan suporter diwajibkan mematuhi deretan ketentuan yang telah dirilis I.League agar kebijakan ini bisa berkelanjutan di musim-musim berikutnya.
Kabar baik ini disambut hangat oleh Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra.
"Alhamdulillah, akhirnya larangan away sudah dicabut. Selama ini The Jakmania sudah menjalankan perjalanan tandang dan menerima supporter tandang dan semua dalam keadaan lancar," beber Aditya.
I.League juga memastikan pengetatan regulasi demi menjaga kondusivitas kompetisi.
”Kami sudah share apa saja barrier yang harus dipatuhi, serta apa saja larangan yang harus dijaga. Sehingga, kontinuitas supporter away ini bisa terus terjaga,” jelas mantan direktur olahraga Persija tersebut.
Beli Tiket Away Wajib Lewat Aplikasi Sobat Liga
Untuk mendukung kelancaran mobilitas suporter, I.League menyiapkan sistem pembelian tiket khusus melalui aplikasi Sobat Liga. Sistem ini telah diverifikasi oleh pihak kepolisian dan lolos beberapa kali uji coba.
Sistem digital ini dirancang agar pergerakan dan kuota pendukung tim tamu dapat terdata secara terorganisir sejak awal.
”Kami juga pede untuk membuka atau memberi ruang kepada klub supaya bisa mendapatkan benefit dan exposure. Dan, yang tidak kalah penting, tentunya supporter away ini bisa memberi daya saing serta tekanan bagi klub itu sendiri,” pungkas Ferry. (dam)
Editor : Damianus Bram