Siapa Pemilik Java United? Resmi Tinggalkan Ternate, Malut United Ubah Nama dan Bermarkas di Semarang

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 20:15 WIB
Logo Java United.
Logo Java United.

SOLOBALAPAN, SEMARANG — Perjalanan klub sepak bola Malut United FC resmi memasuki babak baru menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2026/2027.

Melalui persetujuan PSSI dalam Kongres Biasa pada Senin (3/8/2026), klub asal Maluku Utara tersebut secara resmi bertransformasi dan mengumumkan identitas barunya sebagai Java United FC.

Selain perubahan nama, Java United FC juga memboyong markas utama (homebase) mereka dari Kota Ternate menuju Kota Semarang, Jawa Tengah.

Komitmen Pembinaan di Ternate Tetap Berjalan

Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, membeberkan bahwa perpindahan markas dan perubahan nama ini didasari pertimbangan matang demi mewujudkan tata kelola klub yang profesional, kompetitif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Demi Tiket Promosi Liga 1, Semen Padang Borong 18 Pemain Kelas Atas hingga Bajak Eks Persib dan Malut United

Kendati pusat klub profesional bergeser ke Semarang, manajemen menegaskan tidak akan menelantarkan tanah kelahirannya di Maluku Utara.

 Seluruh aset fasilitas yang telah dibangun di Ternate, termasuk training ground, tetap dipertahankan untuk pembinaan usia dini melalui Akademi Merah Putih yang bekerja sama dengan klub raksasa Portugal, SL Benfica.

Pernyataan Presiden Java United FC (Sofyan Lestaluhu): "Keputusan perubahan nama dan markas tim telah melalui pertimbangan matang dari manajemen dengan tujuan membangun klub yang semakin profesional dan berkelanjutan...

Maluku Utara akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kami. Perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan yang lebih besar dari visi misi klub," tegas Sofyan.

Bermarkas di Stadion Jatidiri dan Mengusung 'Laskar Kepodang Emas'

Untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027, Java United FC akan bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang. Manajemen menekankan bahwa kehadiran mereka di Jawa Tengah bertujuan untuk saling bahu-membahu menaikkan taraf dan prestasi sepak bola nasional.

Java United FC juga secara resmi mengusung julukan baru, yaitu 'Laskar Kepodang Emas'. Nama tersebut terinspirasi dari burung kepodang emas yang menjadi ikon fauna khas Jawa Tengah, merepresentasikan semangat untuk berakar kuat pada identitas lokal sekaligus tangguh bersaing di kasta tertinggi.

Tabel Pemetaan Struktur & Identitas Baru Java United FC

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai rincian identitas baru, struktur manajemen, serta fasilitas klub secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Parameter Informasi Detail Fakta & Identitas Baru
Nama Baru Klub Java United FC (Transformasi dari Malut United FC)
Homebase Baru Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah
Julukan Baru Laskar Kepodang Emas (Fauna Ikonik Jawa Tengah)
Pemilik Utama David Glen Oei (PT Mineral Trobos Group / PT Malut Maju Sejahtera)
Presiden Klub Sofyan Lestaluhu
Pengesahan PSSI Disetujui Aklamasi pada Kongres Biasa PSSI (Senin, 3 Agustus 2026)
Aset Ternate Akademi Merah Putih (Kerja sama SL Benfica untuk anak yatim/kurang mampu)

Transformasi ini diharapkan mampu memberikan warna baru serta persaingan yang kian kompetitif pada gelaran BRI Super League 2026/2027.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
Java United Malut United ternate semarang