SOLOBALAPAN.COM – Ketua Umum PSSI yang juga menjabat sebagai Menpora RI, Erick Thohir, memberikan tanggapannya usai menyaksikan langsung kekalahan pahit Timnas Indonesia dari Vietnam dalam lanjutan fase Grup A Piala AFF 2026.
Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Senin (3/8/2026) malam WIB, Skuad Garuda dipaksa mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 0-3.
Tiga gol kemenangan The Golden Star Warriors dilesakkan oleh Nguyen Van Vi pada menit ke-6, Nguyen Hai Long menit ke-14, serta gol penutup dari penyerang naturalisasi Rafaelson di menit ke-71.
Usai pertandingan, Erick Thohir secara jujur mengakui kualitas Vietnam sebagai tim bermental juara yang tampil sangat solid dan kompak sepanjang laga.
“Memang tim Vietnam ini sangat tangguh, kompak, dan mereka sudah melakoni training camp (TC) cukup lama sebelum turnamen ini. Lagipula mereka memang sudah berkali-kali menjuarai piala AFF,” ujar Erick Thohir.
Baca Juga: Panen Kritik Usai Dibantai Vietnam, Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho: Saya Terima Itu!
Tetap Percaya pada John Herdman
Meski menelan kekalahan mengecewakan di kandang sendiri, Erick menegaskan bahwa kepercayaan PSSI terhadap pelatih kepala John Herdman tidak goyah.
Menurutnya, juru taktik asal Inggris tersebut masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan atmosfer dan karakteristik persaingan sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
“Saya tetap percaya dengan Coach John. Saya rasa dia hanya perlu waktu adaptasi karena karakter permainan di sini berbeda. Mudah-mudahan nanti saat melawan Singapura kita bisa segera bangkit,” terangnya.
Erick mengapresiasi keunggulan Vietnam malam itu, namun ia mewanti-wanti anak-asuh Garuda agar tidak patah semangat dan menjadikan hasil buruk ini sebagai pemicu kebangkitan.
“Kita harus apresiasi Vietnam bermain bagus, tapi bukan berarti kita langsung menyerah. Di pertandingan berikutnya, kita harus membuktikannya,” tegas Erick.
Hitung-hitungan Panas Grup A Jelang Laga Duel Hidup Mati
Kekalahan ini membuat konstelasi klasemen sementara Grup A kian membara. Vietnam kini mengudeta posisi puncak dengan raihan 7 poin, unggul selisih gol dari Singapura yang mengoleksi poin sama di peringkat kedua.
Sementara itu, Timnas Indonesia harus rela melorot ke posisi ketiga dengan raihan 6 poin dari tiga pertandingan.
Situasi ini membuat laga pamungkas mendatang menjadi duel hidup mati (do-or-die). Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga tandang krusial melawan Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat (7/8/2026) mendatang.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Skuad Garuda jika ingin menyegel satu tempat di babak semifinal Piala AFF 2026. (dam)
Editor : Damianus Bram