Lebih dari 10 Klub Ajukan Pergantian Nama, PSSI Tunggu Dokumen Resmi

Andi Aris Widiyanto • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 10:52 WIB
Yunus Nusi : Lebih dari 10 klub mengajukan perubahan identitas kepada PSSI. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
Yunus Nusi : Lebih dari 10 klub mengajukan perubahan identitas kepada PSSI. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

JAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Lebih dari 10 klub sepak bola di Indonesia mengajukan perubahan identitas kepada PSSI. Pengajuan tersebut mencakup perubahan nama klub hingga perpindahan home base atau markas klub.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi mengatakan, permohonan perubahan identitas datang dari klub yang berkompetisi di berbagai level, mulai dari Liga 1, Liga 2, Liga 3 hingga Liga 4.

“Ya, akan ada beberapa pergantian nama, penyampaian permohonan perubahan bahan home atau stadion, termasuk juga perubahan nama. Kami sudah menerima dari beberapa, agak banyak,” ujar Yunus.

Baca Juga: Ditinggal Tidur, Korsleting Kabel Usang Bakar Kandang di Baturetno: 6.000 Anak Ayam Mati Terpanggang

Menurut Yunus, jumlah klub yang mengajukan perubahan identitas sudah mencapai lebih dari 10 klub. Bahkan, pengajuan tersebut tidak hanya datang dari klub Liga 1 dan Liga 2, tetapi juga berasal dari klub Liga 3 dan Liga 4.

“Yang kami terima lumayan di atas 10, kayaknya ini termasuk Liga 3 juga ada, Liga 4,” terangnya.

Salah satu klub yang santer dikabarkan bakal melakukan perubahan identitas adalah Malut United. Klub tersebut disebut-sebut akan berganti nama menjadi Jateng United.

Namun, Yunus menegaskan PSSI belum dapat memastikan kabar tersebut. PSSI masih menunggu dokumen resmi dari klub yang bersangkutan sebelum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai perubahan nama.

“Oh, belum. Kami belum bisa komunikasi dengan Malut United. Kami masih menunggu surat lengkap dari mereka untuk permohonan perubahan nama,” tutur Yunus.

Baca Juga: Bikin Geleng-Geleng Kepala! Ini Daftar Lengkap 18 Kali OTT KPK Sepanjang 2026 yang Bikin Geger

Selain perubahan identitas klub, Kongres Tahunan PSSI juga akan menjadi agenda penting dalam persiapan kompetisi musim 2026-2027.

Kongres tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 3 Agustus mendatang. Salah satu agenda yang dibahas adalah pengesahan laporan pertanggungjawaban PSSI selama satu tahun terakhir serta program kerja federasi untuk musim 2026-2027.

Yunus mengatakan, tidak ada agenda khusus di luar pembahasan organisasi dalam Kongres Tahunan PSSI. Pembahasan akan difokuskan pada program-program yang akan dijalankan federasi.

“Kami hanya membahas program-program yang akan dilaksanakan tahun depan. Mungkin juga akan ada beberapa saran dan pendapat dari peserta kongres, tetapi untuk kali ini program kami akan fokus pada pengembangan tim nasional,” ucapnya.

Baca Juga: Srikandi Merdeka Cup 2026 Siapkan Talenta Muda Indonesia Menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjadwalkan Kongres Tahunan PSSI pada 3 Agustus. Pemilihan waktu tersebut juga berkaitan dengan agenda Timnas Indonesia.

Sebab, pada malam hari setelah kongres, sebagian peserta dijadwalkan menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam di Stadion Pakansari.

Dengan demikian, Kongres Tahunan PSSI tidak hanya menjadi momentum evaluasi program kerja federasi, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi musim kompetisi berikutnya, termasuk pembenahan identitas sejumlah klub di berbagai level kompetisi. (an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
perubahan identitas klub sekjen pssi Malut United pssi yunus nusi