JAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Turnamen sepak bola putri usia muda Srikandi Merdeka Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi internasional. Turnamen yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 14-23 Agustus 2026 tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan seleksi pemain menuju Timnas Putri U-17 Indonesia.
Sebanyak delapan tim dari tujuh negara dijadwalkan ambil bagian dalam turnamen tersebut. Bagi Indonesia, Srikandi Merdeka Cup menjadi kesempatan penting untuk menguji kemampuan pemain muda menghadapi lawan dari berbagai negara sekaligus mencari talenta potensial untuk memperkuat skuad nasional.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Vivin Sungkono Cahyani mengatakan, keikutsertaan dalam turnamen internasional akan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda.
Baca Juga: Sampaikan Maaf Usai Pakai Rompi Oranye, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Buka Suara
Menurut Vivin, semakin banyak pemain yang mendapatkan kesempatan tampil di level internasional, semakin besar pula peluang Indonesia memiliki stok pemain berkualitas untuk memperkuat tim nasional pada masa mendatang.
Bagian dari Women's Soccer Trilogy 2026
Srikandi Merdeka Cup merupakan bagian dari rangkaian program Women's Soccer Trilogy 2026. Program tersebut terdiri atas MilkLife Soccer Challenge All Stars dan HYDROP-LUS Soccer League All Stars.
Dalam turnamen ini, terdapat dua tim Indonesia yang berasal dari hasil pembinaan berjenjang melalui Women's Soccer Trilogy 2026. Salah satunya bahkan menjadi tim yang cukup menarik perhatian karena proses pembentukannya berasal dari pembinaan pemain usia muda.
Vivin menyebut turnamen internasional tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menjalani proses pemantauan sebagai bagian dari pembentukan skuad Timnas Putri U-17.
Pemain-pemain yang tampil bagus memiliki peluang lebih besar untuk masuk radar tim pelatih nasional.
Persiapan Menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027
Baca Juga: Jose Mourinho Diabadikan dalam Film Dokumenter Netflix, Hadirkan Zlatan hingga Drogba
Salah satu target utama dari proses pembinaan tersebut adalah mempersiapkan Timnas Putri U-17 Indonesia menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.
Karena itu, kompetisi seperti Srikandi Merdeka Cup dinilai penting. Pemain tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga harus terbiasa menghadapi pertandingan dengan atmosfer dan kualitas lawan internasional.
"Kami mengapresiasi komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation yang secara konsisten membangun pembinaan sepak bola putri dari level usia dini hingga menghadirkan turnamen internasional," kata Vivin.
Menurut dia, turnamen tersebut juga menjadi ajang talent scouting untuk membantu menyiapkan pemain yang berpotensi memperkuat Timnas Putri U-17.
56 Pemain Diseleksi, 46 Bakal Dipilih
Baca Juga: Marc Cucurella Tepati Janji, Tato Wajah Luis de la Fuente dan Trofi Piala Dunia 2026
Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan puncak dari rangkaian Women's Soccer Trilogy 2026.
Rangkaian program itu dirancang sebagai jalur pembinaan berkelanjutan bagi pesepak bola putri usia muda.
Dalam proses seleksi, sebanyak 56 pemain terbaik telah dipilih. Dari jumlah tersebut, nantinya akan ditetapkan 46 pemain untuk memperkuat dua tim Indonesia.
Dua tim tersebut dipersiapkan untuk tampil di Srikandi Merdeka Cup dan akan menjadi bagian penting dalam proses pemantauan talenta pemain putri usia muda.
"Program ini merupakan puncak rangkaian Women's Soccer Trilogy 2026 yang dirancang sebagai jalur pembinaan berkelanjutan bagi pesepak bola putri usia muda," ujar Teddy.
Dua Tim Indonesia Dilatih Pelatih Berpengalaman
Baca Juga: Roberto Mancini Kembali Latih Timnas Italia, Misi Bangkit Usai Tiga Kali Gagal ke Piala Dunia
Dua tim Indonesia tersebut juga dipersiapkan dengan sentuhan pelatih yang memiliki pengalaman internasional.
Garuda Pertiwi akan ditangani Timo Scheunemann, sedangkan Putri Nusantara dilatih Takumi Taniguchi.
Pemilihan dua pelatih tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman dan perspektif berbeda kepada para pemain muda Indonesia.
"Kami sengaja menyiapkan dua tim dengan kualitas yang kompetitif agar semakin banyak pemain mendapatkan pengalaman bertanding internasional," kata Teddy.
Ia berharap proses tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan sepak bola putri Indonesia, khususnya dalam mempersiapkan generasi penerus Timnas Putri.
Baca Juga: Dulu Menikah Muda Terasa Wajar, Generasi Sekarang Cenderung Menunggu
Berharap Lahir Pemain untuk Timnas Senior
Pembinaan pemain usia muda melalui turnamen internasional juga diarahkan untuk kepentingan jangka panjang.
Teddy berharap pemain-pemain yang mendapatkan pengalaman di Srikandi Merdeka Cup mampu berkembang hingga level senior dan memperkuat Timnas Putri Indonesia di masa mendatang.
Terlebih, Timnas Putri Indonesia baru saja mencatat prestasi dengan menjuarai Piala AFF Putri 2026. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membangun regenerasi pemain secara berkelanjutan.
"Harap keberhasilan Timnas Putri Senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 menjadi penyemangat bagi mereka," ungkap Teddy.
Dengan demikian, Srikandi Merdeka Cup 2026 bukan sekadar turnamen untuk memperebutkan gelar. Ajang tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam mencetak generasi baru pemain sepak bola putri Indonesia sekaligus mempersiapkan kekuatan menuju persaingan internasional. (an)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com