JAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Harapan Timnas Indonesia untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 (sebelumnya Piala AFF) kembali menguat. Dua legenda lini depan Garuda, Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales, optimistis skuad Merah Putih mampu mencatat sejarah di bawah kepemimpinan pelatih baru John Herdman.
Optimisme tersebut disampaikan keduanya saat menghadiri rangkaian ASEAN Hyundai Cup Trophy Tour di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (25/7). Mereka menilai kombinasi pelatih berpengalaman, komposisi pemain yang semakin matang, serta hadirnya sejumlah talenta muda menjadi modal besar bagi Indonesia untuk mengangkat trofi untuk pertama kalinya.
John Herdman Diyakini Membawa Energi Baru
Bambang Pamungkas, yang akrab disapa Bepe, mengatakan masyarakat sepak bola Indonesia sudah terlalu lama menantikan gelar juara ASEAN. Menurutnya, era baru bersama John Herdman layak disambut dengan optimisme.
"Kalau menyebut AFF, yang teringat selalu rasa penasaran karena kita belum pernah menjadi juara. Insyaallah tahun ini bersama Coach John, materi pemain yang bagus dan banyak pemain muda potensial bisa membawa harapan baru," ujar Bepe.
Mantan kapten Timnas Indonesia itu mengingatkan kegagalan di masa lalu tidak boleh menjadi beban. Justru, pengalaman berkali-kali menjadi runner-up harus dijadikan motivasi untuk tampil lebih baik pada edisi tahun ini.
Beckham Putra dan Rahyan Hannan Dinilai Jadi Senjata Baru
Bepe juga menaruh harapan besar kepada dua pemain muda, Beckham Putra dan Rahyan Hannan, yang dinilai mampu memberi warna baru bagi permainan Timnas Indonesia.
Menurutnya, kedua pemain memiliki kualitas teknik, kreativitas, serta keberanian yang bisa menjadi pembeda di lini serang apabila diberi kesempatan tampil oleh John Herdman.
"Saya yakin Beckham dan Hannan bisa menjadi kekuatan baru yang membuat Timnas Indonesia semakin baik," katanya.
Gonzales: Semua Gol Penting Jika Indonesia Juara
Cristian Gonzales memiliki pandangan serupa. Penyerang naturalisasi yang dijuluki El Loco itu menilai skuad Garuda saat ini memiliki kualitas yang lebih merata dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Meski demikian, Gonzales menyoroti pentingnya peran gelandang Ricky Kambuaya dalam menjaga ritme permainan Timnas Indonesia.
"Komposisi tim sudah bagus. Yang penting sekarang semua harus mendukung pelatih. Saya juga melihat Ricky Kambuaya punya peran penting mengatur tempo permainan," ujar Gonzales.
Ketika ditanya mengenai gol yang paling berkesan sepanjang kariernya bersama Timnas Indonesia, Gonzales justru enggan memilih satu momen tertentu.
Baginya, seluruh gol memiliki arti yang sama. Ia menegaskan, gol yang paling spesial adalah gol yang mampu membawa Indonesia meraih gelar juara.
"Kalau Indonesia bisa juara dan saya mencetak gol penentu, itu baru menjadi gol yang paling spesial," ucapnya.
Bepe Enggan Prediksi Skor
Menjelang laga perdana Timnas Indonesia menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (27/7), Bepe memilih tidak memberikan prediksi skor.
Menurutnya, hal terpenting adalah seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan penuh kepada skuad Garuda.
"Saya tidak terbiasa memprediksi hasil pertandingan. Yang paling penting kita mendukung Indonesia meraih kemenangan," kata Bepe.
Ia berharap Timnas Indonesia mampu menjaga konsistensi sepanjang turnamen hingga akhirnya mengangkat trofi ASEAN Hyundai Cup untuk pertama kalinya.
Sementara itu, Gonzales yang sempat menjadi perbincangan setelah videonya saat menyaksikan final Piala AFF 2024 viral di media sosial, kembali menyatakan kesiapannya jika suatu saat diminta membantu Timnas Indonesia.
"Kalau pelatih percaya, kami selalu siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Kami selalu siap," tegas Gonzales.
Dengan hadirnya John Herdman, kombinasi pemain senior dan generasi muda, serta dukungan penuh dari para legenda, optimisme publik terhadap peluang Timnas Indonesia meraih gelar perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 semakin besar. Kini, tantangan sesungguhnya adalah membuktikan keyakinan tersebut di atas lapangan. (an)
Sumber : Jawa Pos, solobalapan.com