SOLOBALAPAN.COM – Timnas Inggris menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan catatan membanggakan. The Three Lions sukses mengamankan peringkat ketiga setelah mengalahkan Prancis dengan skor dramatis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Miami Gardens, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat.
Kemenangan tersebut bukan sekadar menjadi penutup manis bagi Harry Kane dan kawan-kawan, tetapi juga mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Inggris. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1966, Inggris kembali mampu mengakhiri turnamen sebagai salah satu dari tiga tim terbaik dunia.
Meski gagal melangkah ke final usai disingkirkan Spanyol di semifinal, pencapaian ini tetap dianggap sebagai fondasi positif bagi era baru di bawah pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel.
Prestasi Terbaik Sejak 1966
Keberhasilan finis di posisi ketiga menjadi pencapaian terbaik Inggris dalam hampir 60 tahun terakhir.
Sejak mengangkat trofi Piala Dunia di kandang sendiri pada 1966, Inggris beberapa kali tampil menjanjikan, termasuk menjadi semifinalis pada Piala Dunia 1990, 2018, dan 2022. Namun, mereka selalu gagal mengakhiri turnamen dengan kemenangan.
Di bawah kepemimpinan Harry Kane, Inggris akhirnya mampu menghapus catatan tersebut dengan menundukkan Prancis dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan penuh gol.
Thomas Tuchel Berhasil Mengubah Wajah Inggris
Pencapaian ini juga menjadi bukti awal keberhasilan Thomas Tuchel sejak dipercaya menangani The Three Lions.
Baca Juga: Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Oknum Polisi Polres Wonogiri Bripka E Terancam Dipecat
Pelatih berusia 52 tahun itu dinilai berhasil mengubah gaya bermain Inggris menjadi lebih agresif dan berani menyerang. Jika sebelumnya Inggris kerap dikritik bermain terlalu hati-hati, kini mereka tampil lebih ofensif dengan produktivitas gol yang meningkat signifikan sepanjang turnamen.
Tuchel mengakui bahwa kekalahan dari Spanyol di semifinal sempat menjadi pukulan berat bagi timnya. Namun ia memuji mental para pemain yang mampu bangkit hanya beberapa hari kemudian.
"Saya melihat karakter luar biasa dari para pemain. Mereka mampu bangkit setelah kekecewaan besar dan menunjukkan kualitas mereka di pertandingan perebutan tempat ketiga," ujar Tuchel.
Harry Kane: Inggris Memiliki Generasi Hebat
Kapten Inggris Harry Kane menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim.
Menurut striker Bayern Munchen itu, Inggris saat ini memiliki salah satu generasi terbaik dalam sejarah sepak bola negaranya. Meski gagal membawa pulang trofi, ia yakin tim ini masih memiliki peluang besar untuk meraih gelar pada turnamen besar berikutnya.
"Ini adalah skuad yang luar biasa. Kami memang kecewa gagal ke final, tetapi finis di posisi ketiga tetap menjadi sesuatu yang layak dibanggakan," kata Kane.
Jude Bellingham Bersinar
Laga melawan Prancis juga menjadi panggung bagi Jude Bellingham.
Gelandang Real Madrid itu kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol. Tambahan tersebut membuat koleksi gol Bellingham di Piala Dunia 2026 menjadi tujuh gol, menyamai rekor produktivitas legenda Inggris Gary Lineker pada edisi 1986.
Performa impresif pemain berusia 23 tahun tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia sekaligus kandidat kuat peraih penghargaan pemain terbaik turnamen.
Inggris Jadi Tim Tersubur
Selain sukses finis di posisi ketiga, Inggris juga menjadi tim paling produktif di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Gabung Fortuna Sittard Lewat Jalur "Orang Dalam" Timnas, Ole Romeny Siap Duet Bareng Justin Hubner
The Three Lions mencetak 12 gol, mengungguli Brasil (11 gol) dan Hungaria (10 gol). Ketajaman lini depan menjadi salah satu perubahan paling mencolok selama era Thomas Tuchel.
Daftar tim dengan gol terbanyak di Piala Dunia 2026:
- Inggris – 12 gol
- Brasil – 11 gol
- Hungaria – 10 gol
- Prancis – 9 gol
- Argentina – 9 gol
- Jepang – 8 gol
- Iran – 8 gol
- Wales – 6 gol
Modal Berharga Menuju Euro 2028
Meski belum mampu mengakhiri penantian panjang meraih gelar dunia, pencapaian di Piala Dunia 2026 memberikan optimisme besar bagi sepak bola Inggris.
Baca Juga: Dulu Identik dengan Omah Lowo, Kini Kawasan Perintis Kemerdekaan Solo Disulap Jadi Surga Kafe Hits
Perpaduan pemain senior seperti Harry Kane dengan generasi muda bertalenta seperti Jude Bellingham, Bukayo Saka, Cole Palmer, hingga Kobbie Mainoo menjadi modal kuat untuk menghadapi Euro 2028 dan Piala Dunia berikutnya.
Bagi Thomas Tuchel, keberhasilan membawa Inggris finis di posisi ketiga menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam membangun tim yang diyakini mampu kembali bersaing memperebutkan trofi internasional pada masa mendatang. (an)
Sumber : solobalapan.com