Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Tempoe Doeloe Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Banner "Las Malvinas Son Argentinas" Picu Kontroversi, Selebrasi Pemain Argentina Disorot usai Singkirkan Inggris

Andi Aris Widiyanto • Jumat, 17 Juli 2026 | 11:43 WIB
Selebrasi kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 memicu kontroversi setelah para pemain membentangkan banner "Las Malvinas Son Argentinas".  (FIFA)
Selebrasi kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 memicu kontroversi setelah para pemain membentangkan banner "Las Malvinas Son Argentinas". (FIFA)

 

SOLOBALAPAN.COM – Euforia kemenangan Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi perbincangan karena keberhasilan Albiceleste melaju ke final. Selebrasi para pemain usai pertandingan justru memicu kontroversi setelah mereka membentangkan banner bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas" di tengah lapangan.

Tulisan tersebut, yang berarti "Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina", langsung menjadi sorotan karena berkaitan dengan sengketa panjang antara Argentina dan Inggris mengenai wilayah yang dikenal sebagai Kepulauan Falkland oleh Inggris.

Baca Juga: Terkuak! Skema Aliran Duit Eks Jampidsus Febrie: Dari Depan Restoran Ayam Cipete hingga Jejak Brankas Emas Sentul, Ini Rute Rp50 Miliar Versi Penyidik

Banner itu dibentangkan sesaat setelah Argentina memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (17/7) WIB.

Banner Didapat dari Tribun Penonton

Menurut sejumlah laporan, banner tersebut diperoleh gelandang Giovani Lo Celso bersama dua bek tengah Argentina, Lisandro Martinez dan Cristian Romero, dari suporter yang berada di tribun stadion.

Ketiga pemain kemudian membawa banner itu ke lapangan saat para pemain Argentina merayakan keberhasilan lolos ke final Piala Dunia 2026.

Dalam selebrasi tersebut terdengar pula nyanyian para pemain yang menyuarakan dukungan terhadap klaim Argentina atas Kepulauan Malvinas.

Gelandang Leandro Paredes bahkan dikutip media Inggris The Sun mengatakan bahwa Malvinas adalah milik Argentina dan akan selalu menjadi bagian dari negaranya.

Berpotensi Melanggar Aturan FIFA

Baca Juga: Terbongkar! Sandi Rahasia "Pegang Dulu, Dinginkan" Eks Jampidsus Febrie Saat Ditawari Uang Pemerasan Rp50 Miliar

Aksi tersebut langsung menuai perhatian karena dinilai mengandung pesan politik yang ditampilkan dalam ajang olahraga internasional.

Sejumlah media Inggris melaporkan banner tersebut berpotensi melanggar Stadium Code of Conduct, yang melarang penggunaan materi bermuatan politik di area pertandingan.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari FIFA mengenai kemungkinan penyelidikan atau sanksi terkait insiden tersebut.

Sengketa Malvinas Masih Menjadi Isu Sensitif

Kepulauan Malvinas—yang dikenal sebagai Falkland Islands oleh Inggris—merupakan wilayah yang telah lama menjadi sengketa antara kedua negara.

Perselisihan tersebut memuncak pada tahun 1982 ketika Argentina dan Inggris terlibat konflik bersenjata yang menewaskan ratusan prajurit dari kedua belah pihak.

Meski Argentina terus mengklaim kedaulatan atas wilayah tersebut, Kepulauan Falkland hingga saat ini masih berada di bawah administrasi Inggris. Sengketa mengenai status wilayah itu juga masih menjadi isu diplomatik yang sensitif di forum internasional.

Baca Juga: Jude Bellingham Terancam Sanksi FIFA Usai Diduga Pukul Kepala Valentin Barco usai Inggris Disingkirkan Argentina

Kontroversi banner ini menambah panas rivalitas Argentina dan Inggris yang sudah berlangsung selama puluhan tahun, terutama ketika kedua negara kembali bertemu dalam pertandingan bergengsi di ajang Piala Dunia. (an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina Las Malvinas son Argentina Giovani Lo Celso Leandro Paredes piala dunia 2026