Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Demi Tiket Promosi Liga 1, Lini Pertahanan dan Tengah PSIS Semarang Kian Mewah Bertabur Pemain Berpengalaman

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB
Logo PSIS Semarang.
Logo PSIS Semarang.

SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — PSIS Semarang menunjukkan keseriusan dan ambisi besar dalam membangun kedalaman skuad untuk mengarungi kompetisi Championship musim 2026/2027.

Guna merealisasikan target promosi kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional, tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut resmi memperkenalkan tiga pemain lokal baru yang sarat pengalaman di kompetisi sepak bola tanah air.

Ketiga amunisi baru tersebut adalah gelandang bertahan Ricki Ariansyah, serta dua penggawa lini pertahanan, Abduh Lestaluhu dan Ahmad Nuri Fasya.

Kehadiran mereka diproyeksikan mampu mendongkrak performa tim yang terdegradasi pada musim lalu tersebut.

Perombakan Skuad: Sentuhan Karakter dan Fleksibilitas Taktis

Manajemen PSIS Semarang bergerak aktif di bursa transfer demi menutup kelemahan tim. Ricki Ariansyah (29 tahun), yang musim lalu membela Semen Padang FC, didatangkan untuk menjadi jangkar di lini tengah.

Baca Juga: Profil Jack Brown, Pemain Keturunan yang Resmi Jadi Rekrutan Keenam PSIS Semarang, Alumnus Akademi Inggris

Pemain asal Medan ini tidak hanya piawai memutus serangan lawan sebagai gelandang bertahan, tetapi juga memiliki fleksibilitas tinggi untuk dipasang sebagai bek tengah.

Sementara itu, sektor bek sayap mendapatkan suntikan tenaga istimewa dengan mendaratnya Abduh Lestaluhu dan Ahmad Nuri Fasya.

Abduh, pemain berpengalaman asal Ambon yang pernah berbaju Timnas Indonesia, dikenal memiliki kedisiplinan tinggi dalam bertahan sekaligus agresif membantu serangan dari sisi kiri.

Di sisi seberang, Nuri Fasya (27 tahun) hadir sebagai bek serbisa yang siap mengawal sisi kanan pertahanan setelah sebelumnya sempat memperkuat klub-klub mapan seperti Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan PSS Sleman.

Pernyataan Manajemen: “Rian (Ricki Ariansyah) merupakan pemain yang memiliki pengalaman cukup panjang di kompetisi sepak bola Indonesia dan memiliki karakter bermain yang sesuai dengan kebutuhan tim di lini tengah,” ungkap Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika, pada Kamis (9/7/2026).

 Ia juga menambahkan bahwa mental bertanding Abduh Lestaluhu diharapkan mampu menularkan pengaruh positif bagi penggawa muda Mahesa Jenar.

Tabel Pemetaan Rekrutan Anyar dan Skuad PSIS Semarang Musim 2026/2027

Guna memberikan gambaran informasi yang rapi, terstruktur, dan mudah dipahami mengenai geliat transfer Mahesa Jenar, berikut adalah rangkuman datanya:

Nama Penggawa Baru Posisi / Spesialisasi Usia / Eks Klub Catatan Taktis & Kelebihan
Ricki Ariansyah Gelandang Bertahan / Bek Tengah 29 Tahun / Semen Padang FC Memiliki mobilitas tinggi, tangguh, dan serbabisa (versatile).
Abduh Lestaluhu Bek Kiri (Left Back) Senior / Eks Timnas Indonesia Disiplin menjaga area pertahanan dan aktif overlap menyuplai umpan.
Ahmad Nuri Fasya Bek Kanan / Bek Sayap 27 Tahun / Persebaya, Persik, PSS Berkarakter lugas, tangguh, dan mampu bermain di beberapa posisi belakang.
Daftar Rekrutan Sebelumnya Lintas Sektor (Kiper hingga Striker) Berbagai Klub Domestik Andy Setyo Nugroho, Jack Brown, Komang Tri Arta Wiguna, Agus Nova, Ray Redondo, Syahrian Abimanyu, serta penyerang legendaris Hari Nur Yulianto.

Misi Bangkit dan Target Mutlak Menuju Super League

Manajemen PSIS Semarang tampaknya tidak ingin berlama-lama meratapi nasib di kasta kedua.

Sebelum meresmikan trio Ricki, Abduh, dan Nuri Fasya, tim kebanggaan Kota Atlas ini sudah lebih dulu mengamankan tanda tangan deretan pemain berkualitas seperti Andy Setyo, gelandang berbakat Syahrian Abimanyu, hingga memulangkan sang ikon klub, Hari Nur Yulianto.

Melalui perpaduan komposisi antara pemain senior yang kaya draf pengalaman serta pilar-pilar muda potensial, tim pelatih diharapkan bisa segera menemukan draf pakem strategi terbaik.

Skuad yang kian kompetitif ini menjadi modal utama sekaligus sinyal bahaya bagi para rival di kompetisi Championship dalam memperebutkan tiket promosi otomatis menuju kasta tertinggi Super League musim depan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#psis semarang #promosi