Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kylian Mbappe Murka Dihina Senator Paraguay, Tegas Lawan Rasisme Usai Piala Dunia 2026

Andi Aris Widiyanto • Rabu, 8 Juli 2026 | 13:35 WIB
Kylian Mbappe mengecam komentar bernada rasis dari Senator Paraguay Celeste Amarilla usai laga Prancis kontra Paraguay di Piala Dunia 2026. (dok. k.mbappe)
Kylian Mbappe mengecam komentar bernada rasis dari Senator Paraguay Celeste Amarilla usai laga Prancis kontra Paraguay di Piala Dunia 2026. (dok. k.mbappe)

SOLOBALAPAN.COM – Panasnya duel babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Paraguay ternyata belum benar-benar berakhir setelah peluit panjang dibunyikan. Persaingan kedua negara justru merembet ke media sosial setelah muncul komentar bernada rasis yang ditujukan kepada kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe.

Perseteruan terbaru melibatkan Senator Paraguay Celeste Amarilla, yang mengunggah komentar kontroversial melalui akun media sosial X. Dalam unggahannya, Amarilla menyerang identitas Mbappe dengan menyebut sang penyerang sebagai "orang Kamerun yang terjajah yang mati-matian mencoba menyamar sebagai orang Prancis."

Seperti dikutip dari The Guardian, Amarilla juga menambahkan kalimat bernada menghina dengan menyebut Mbappe sebagai sosok yang "kasar dan belum belajar menulis."

Baca Juga: Terdaftar Resmi di Samsat, McLaren yang Alami Laka di Sukoharjo Baru Dimiliki 3 Bulan

Komentar tersebut langsung memicu gelombang kecaman dari berbagai kalangan karena dinilai mengandung unsur diskriminasi rasial dan menyerang identitas pribadi pemain berusia 27 tahun tersebut.

Mbappe Beri Balasan Tegas

Mbappe memilih tidak tinggal diam menghadapi serangan tersebut. Melalui media sosial, bintang Prancis itu memberikan respons keras namun tetap menekankan pentingnya menjaga martabat sebuah bangsa.

Dalam balasannya, Mbappe menyebut Amarilla tidak pantas menyandang jabatan publik karena telah menyebarkan ujaran kebencian.

"Anda adalah perempuan Paraguay yang hina dan tidak layak untuk posisi Anda. Anda tidak mewakili Paraguay, sebuah negara yang telah berjuang dengan semangat dan kehormatan sepanjang kompetisi," tulis Mbappe.

Pernyataan itu segera mendapat dukungan luas dari warganet. Banyak yang memuji sikap tegas Mbappe dalam melawan tindakan rasis yang masih menghantui dunia sepak bola.

Baca Juga: Pengakuan Andra Sopir McLaren Belah Dua: Ban Selip Usai Pulang Nonton Konser Musik

Ketegangan Sudah Dimulai Sejak Pertandingan

Perselisihan ini bukan kali pertama terjadi setelah laga Prancis melawan Paraguay. Sebelumnya, legenda Paraguay Jose Luis Chilavert juga sempat melontarkan komentar yang dianggap bernada rasis kepada Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Philippe Diallo.

Rangkaian pernyataan kontroversial tersebut membuat hubungan kedua kubu memanas, meski pertandingan di lapangan telah usai.

Rasisme Masih Menjadi Ancaman Sepak Bola

Kasus yang menimpa Mbappe kembali memperlihatkan bahwa rasisme masih menjadi persoalan serius di sepak bola internasional. FIFA dalam beberapa tahun terakhir terus mengampanyekan gerakan antirasisme melalui berbagai program, namun insiden serupa masih terus bermunculan, baik di stadion maupun di media sosial.

Baca Juga: YouTuber Febrian Paundra, Pengemudi McLaren Sukoharjo Ternyata Donatur Tetap Anak Yatim

Mbappe sendiri dikenal sebagai salah satu pesepak bola yang vokal menyuarakan kesetaraan dan menolak segala bentuk diskriminasi. Responsnya terhadap komentar Amarilla kembali mempertegas komitmennya dalam melawan ujaran kebencian, sekaligus mengingatkan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang yang menjunjung tinggi rasa hormat tanpa memandang latar belakang ras maupun etnis. (an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#Paraguay #prancis #rasisme #kylian mbappe #piala dunia 2026