Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Mbappe Tolak Jabat Tangan Kiper Paraguay, Mengaku Terus Diprovokasi Sepanjang Laga

Andi Aris Widiyanto • Senin, 6 Juli 2026 | 14:49 WIB
Mbappe mengaku terus mendapat provokasi sepanjang pertandingan oelh kiper Paraguay, Orlando Gill. (dok k.mbappe)
Mbappe mengaku terus mendapat provokasi sepanjang pertandingan oelh kiper Paraguay, Orlando Gill. (dok k.mbappe)

SOLOBALAPAN.COM – Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Paraguay di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Senin (6/7/2026) WIB, diwarnai insiden panas seusai pertandingan. Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, menolak berjabat tangan dengan kiper Paraguay, Orlando Gill, karena merasa terus diprovokasi sepanjang laga.

Prancis memastikan kemenangan tipis 1-0 berkat gol Mbappe melalui eksekusi penalti pada menit ke-70. Namun, tensi tinggi tak berhenti setelah peluit panjang dibunyikan.

Usai pertandingan, Orlando Gill berusaha menghampiri Mbappe untuk memberikan ucapan selamat sekaligus mengajaknya berjabat tangan. Akan tetapi, kapten Timnas Prancis itu memilih mengabaikan uluran tangan sang kiper dan melanjutkan selebrasinya bersama rekan-rekan setim.

Baca Juga: Siap Goyang Takhta Honda Brio? Ini 5 Modal Utama Suzuki Karimun 2026 yang Bikin City Car Rival Ketar-ketir

Sikap Mbappe membuat Gill kehilangan kesabaran. Kiper Paraguay tersebut kemudian melempar bola ke arah punggung Mbappe hingga memicu keributan antarpemain kedua tim. Beruntung, petugas keamanan dan ofisial segera turun tangan sehingga situasi dapat diredam.

Orlando Gill Akui Emosi

Usai pertandingan, Orlando Gill mengakui dirinya terpancing emosi setelah merasa diabaikan oleh Mbappe.

"Saya mencoba berjabat tangan. Tetapi ketika Mbappe memilih acuh, saya mulai emosi. Saya kehilangan kendali," ujar Gill, yang juga terpilih sebagai man of the match, seperti dikutip dari The Guardian.

Mbappe: Paraguay Terlalu Banyak Provokasi

Sementara itu, Mbappe menjelaskan bahwa keputusannya tidak berjabat tangan bukan tanpa alasan. Menurutnya, para pemain Paraguay kerap melakukan permainan keras dan provokasi sepanjang pertandingan.

Ia menilai tensi pertandingan semakin meningkat setelah dirinya mencetak gol kemenangan lewat titik putih pada menit ke-70.

Baca Juga: Suzuki Karimun 2026 Dikabarkan Mulai Rp120 Jutaan, Cek Fakta Harga dan Bocoran Varian Hybrid

"Mereka mengira kami datang mengenakan tuksedo untuk bertanding. Padahal, kami juga tahu cara bermain keras dan kotor. Kami menang karena kami memang lebih baik daripada mereka," kata Mbappe.

Prancis juga harus menerima tiga kartu kuning dalam laga tersebut, dua di antaranya diberikan setelah gol Mbappe, yang menunjukkan tingginya tensi pertandingan pada babak akhir.

Kemenangan ini mengantarkan Les Bleus melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026, sementara Paraguay harus mengakhiri perjuangannya setelah memberikan perlawanan sengit hingga menit-menit terakhir. (gus/dns/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#Paraguay #Orlando Gill #prancis #kylian mbappe #piala dunia 2026