Martinez berkesempatan menjadi pelatih pertama dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil mengalahkan sekaligus menyingkirkan tim nasional negara kelahirannya sendiri.
Pelatih berusia 52 tahun itu lahir di Balaguer, wilayah timur laut Spanyol, namun kini dipercaya menangani Timnas Portugal. Jika mampu membawa Selecao das Quinas menundukkan La Roja pada laga yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Senin (7/7/2026) dini hari WIB, Martinez akan mengukir sejarah baru di panggung sepak bola dunia.
Baca Juga: Jelang Duel Portugal vs Spanyol, La Roja Ingin Hapus Luka Final UEFA Nations League
Meski peluang mencetak rekor tersebut terbuka lebar, Martinez memilih tetap fokus pada pertandingan dan enggan terlalu memikirkan catatan pribadi.
"Akan sangat fantastis jika bisa mencatatkan rekor itu. Tetapi yang lebih penting, ini akan menjadi pertandingan luar biasa antara dua tim yang memiliki kualitas seimbang. Saya tidak melihat ada tim yang lebih difavoritkan," ujar Martinez kepada Marca.
Rekor yang Belum Pernah Terjadi
Dalam sejarah Piala Dunia, belum ada pelatih yang sukses memulangkan tim nasional dari negara asalnya sendiri pada fase gugur.
Beberapa pelatih sebelumnya sempat berada dalam situasi serupa, namun gagal mencatatkan sejarah. Di antaranya Jozsef Nagy yang menangani Swedia ketika menghadapi Hungaria pada semifinal Piala Dunia 1938, namun tidak berhasil menyingkirkan negara kelahirannya.
Baca Juga: Diduga Dipicu Asap Bediang, Rumah dan Kandang Kosong di Selogiri Wonogiri Ludes Terbakar
Contoh terbaru adalah Vladimir Petkovic yang melatih Aljazair pada Piala Dunia 2026. Namun langkahnya terhenti di babak 32 besar setelah dikalahkan Swiss, negara tempat ia lahir.
Duel Dua Kandidat Juara
Pertemuan Portugal dan Spanyol diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kedua tim sama-sama diperkuat pemain-pemain kelas dunia dan datang dengan performa impresif.
Bagi Portugal, kemenangan akan membuka jalan menuju perempat final sekaligus mengantar Roberto Martinez mencatatkan sejarah baru. Sementara Spanyol bertekad membalas kekalahan dari Portugal pada final UEFA Nations League musim lalu.
Baca Juga: Sarah Gibson Siap Dipolisikan? Sadar Langgar UU ITE usai Sebar Wajah Ririn Septiani: "Silahkan Aja"
Dengan kualitas yang dimiliki kedua tim, duel sesama wakil Eropa ini diperkirakan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. (ka/dns)