SOLOBALAPAN.COM – Timnas Spanyol membawa motivasi besar saat menghadapi Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. La Roja ingin menghapus kenangan pahit kekalahan dari Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan pada final UEFA Nations League tahun lalu.
Pertandingan Portugal kontra Spanyol akan berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB. Laga tersebut diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua kandidat kuat juara.
Bagi Spanyol, duel ini menjadi kesempatan membalas satu-satunya kekalahan yang mereka alami dalam 35 pertandingan terakhir sejak Maret 2024. Saat itu, pasukan Luis de la Fuente takluk 3-5 melalui adu penalti setelah bermain imbang di final UEFA Nations League di Allianz Arena, Munich.
Baca Juga: Diduga Dipicu Asap Bediang, Rumah dan Kandang Kosong di Selogiri Wonogiri Ludes Terbakar
Gelandang Spanyol, Pedri, mengaku timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kekalahan tersebut. Ia berharap kesalahan yang sama tidak kembali terulang.
"Kami menganalisis lagi final Nations League bersama pelatih dan tim analis. Kami melihat apa yang harus diperbaiki. Kami ingin mencabut duri itu di Piala Dunia," ujar Pedri seperti dikutip dari Diario AS.
Senada dengan Pedri, penjaga gawang Unai Simón menilai Spanyol harus tampil lebih rapi saat menghadapi tekanan tinggi dari Portugal.
"Kami harus memperbaiki kesalahan dari final itu. Mereka memberi tekanan sangat intens dan kami tidak bermain cukup lancar. Saya membayangkan pertandingan nanti akan sangat mirip," katanya.
Performa Spanyol Terus Meningkat
Setelah sempat diragukan usai bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka Piala Dunia 2026, performa Spanyol terus mengalami peningkatan.
Baca Juga: Sarah Gibson Siap Dipolisikan? Sadar Langgar UU ITE usai Sebar Wajah Ririn Septiani: "Silahkan Aja"
La Roja kemudian bangkit dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Austria pada laga terakhir fase grup. Dalam pertandingan tersebut, Austria gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran, sedangkan Spanyol membukukan 23 percobaan dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi clean sheet keempat beruntun Spanyol di Piala Dunia 2026. Unai Simón juga memperpanjang catatan tidak kebobolan menjadi 519 menit, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Walter Zenga selama 517 menit.
Meski demikian, pelatih Luis de la Fuente menegaskan anak asuhnya belum mencapai performa terbaik.
"Mungkin orang berpikir kami sudah melihat versi terbaik kami. Tetapi tim ini belum mencapai batas kemampuannya," ujar De la Fuente.
Portugal Tak Anggap Ada Tim Favorit
Sementara itu, bek kanan Portugal, Nelson Semedo, menilai laga melawan Spanyol akan berlangsung seimbang. Menurut mantan pemain Barcelona tersebut, kedua tim memiliki kualitas yang sama sehingga sulit menentukan siapa yang lebih diunggulkan.
"Ini seperti final yang datang lebih awal karena kedua tim sebenarnya memiliki kualitas untuk mencapai final. Saya tidak melihat ada tim yang lebih difavoritkan. Pertandingan ini akan berjalan sangat ketat," kata Semedo.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim, duel Portugal kontra Spanyol diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Spanyol berambisi menghapus luka lama, sementara Portugal ingin kembali membuktikan keunggulannya atas rival sesama Eropa tersebut. (ka/dns/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto