Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Beda Nasib Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Eks Barca Kembali Pecahkan Rekor Fantastis di Piala Dunia 2026

Didi Agung Eko Purnomo • Minggu, 28 Juni 2026 | 14:29 WIB
Messi dan Ronaldo.
Messi dan Ronaldo.

SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Panggung Piala Dunia 2026 kembali mempertontonkan drama kontras dari dua megabintang sepak bola modern, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Bertanding pada Minggu (28/6/2026) pagi WIB, Lionel Messi sukses mengukir sejarah baru bersama Argentina, sementara Cristiano Ronaldo harus gigit jari setelah Portugal ditahan imbang Kolombia.

Meski kedua negara raksasa ini sudah sama-sama mengamankan tiket ke babak 32 besar, hasil pertandingan pamungkas fase grup ini memberikan dampak yang sangat berbeda bagi langkah kedua tim ke depan.

Portugal Tertahan, Ronaldo Gagal Amankan Juara Grup K

Bermain di Hard Rock Stadium, Miami, Timnas Portugal sebenarnya mengusung misi wajib menang atas Kolombia demi bisa menyegel status sebagai juara Grup K.

Cristiano Ronaldo pun diturunkan sejak menit awal sebagai starter oleh tim pelatih.

Baca Juga: Cetak Sejarah di 6 Edisi Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Buka Suara Soal Peluang Tantang Messi

Modal kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan—di mana Ronaldo menyumbang dwigol—sempat melambungkan kepercayaan diri Selecao das Quinas.

Namun, lini pertahanan Kolombia terbukti terlalu tangguh untuk ditembus.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.

Akibat hasil imbang ini, Portugal terpaksa finis di peringkat kedua klasemen akhir Grup K dengan koleksi 5 poin, tertinggal dua angka dari Kolombia yang keluar sebagai juara grup (7 poin).

Magis Messi dari Bangku Cadangan Sikat Yordania

Beberapa jam pasca-laga Portugal, Timnas Argentina memainkan partai terakhir mereka melawan Yordania di AT&T Stadium, Arlington.

Dalam laga ini, pelatih Lionel Scaloni memilih untuk mengistirahatkan Lionel Messi di bangku cadangan pada awal laga.

Tanpa La Pulga, Albiceleste tetap menunjukkan taringnya di babak pertama melalui gol tendangan bebas Giovani Lo Celso dan eksekusi penalti Lautaro Martinez.

Yordania sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 lewat gol Mousa Tamari pada menit ke-55.

Melihat momentum yang mulai berubah, Scaloni langsung memasukkan Lionel Messi pada menit ke-60 bersama Alexis Mac Allister dan Thiago Almada.

Strategi ini terbukti jitu. Pada menit ke-80, Messi sukses mengunci kemenangan Argentina menjadi 3-1 lewat skema tendangan bebas melengkung yang gagal dihalau kiper Yazeed Abulaila.

Tabel Rapor Fantastis dan Rekor Dunia Lionel Messi

Golnya ke gawang Yordania tidak hanya sekadar mengunci kemenangan tim, melainkan juga menahbiskan nama Lionel Messi ke dalam jajaran rekor elite sepak bola jagat raya:

Kategori Rekor Dunia Detail Capaian Lionel Messi Catatan Historis & Komparasi
Top Skor Sepanjang Masa WC 19 Gol Unggul 3 gol di depan kompetitor terdekatnya, Miroslav Klose dan Kylian Mbappe.
Konsistensi Gol Beruntun 7 Laga Beruntun Mencetak gol tanpa putus sejak babak 16 besar, perempat final, semifinal, hingga final WC 2022, dilanjutkan 3 laga grup WC 2026.
Rapor Gol di Piala Dunia 2026 6 Gol Merangkum hat-trick kontra Aljazair, dwigol (brace) melawan Austria, dan 1 gol penutup vs Yordania.

Catatan Kesempurnaan yang Sulit Ditandingi

Berdasarkan data statistik yang dirilis oleh Opta, efisiensi performa Messi di turnamen major ini luar biasa mencengangkan.

Terakhir kali pemain anyar Inter Miami ini gagal mencatatkan namanya di papan skor pada ajang Piala Dunia adalah saat Argentina menang 2-0 atas Polandia di fase grup tahun 2022 silam.

Keberhasilan Messi mencetak gol dalam tujuh pertandingan berturut-turut di putaran final Piala Dunia menjadi bukti nyata bahwa di usianya yang tidak lagi muda, ketajaman dan visi bermainnya tetap berada di level tertinggi untuk membantu Argentina mempertahankan takhta juara dunia.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#lionel messi #rekor #cristiano ronaldo #piala dunia 2026