Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Persebaya Rayakan HUT ke-99, Usung Semangat “Persebaya untuk Semua” Jelang Satu Abad

Andi Aris Widiyanto • Kamis, 18 Juni 2026 | 12:33 WIB
p
Pemkot Surabaya meberikan hadiah ulang tahun Persebaya berupa tiga mural perjalanan sejarah Persebaya di kawasan Jalan Yono Suwoyo. (Dok Persebaya)

SURABAYA, SOLOBALAPAN.COM – Klub kebanggaan Kota Pahlawan, Persebaya Surabaya, merayakan hari jadinya yang ke-99 pada Kamis (18/6/2026). Menjelang usia satu abad, Green Force mengusung kampanye bertajuk “Persebaya untuk Semua” sebagai simbol kebersamaan dan inklusivitas yang terus dijaga sepanjang perjalanan klub.

Perayaan berlangsung sederhana namun sarat makna. Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke makam pendiri Persebaya, M. Pamoedji, di TPU Karang Tembok Surabaya.

Sejumlah perwakilan tim hadir untuk mengenang sekaligus mendoakan sosok yang menjadi bagian penting dalam sejarah lahirnya Persebaya. Setelah itu, acara dilanjutkan di Stadion Gelora 10 November, stadion bersejarah yang memiliki ikatan kuat dengan perjalanan klub.

Baca Juga: Lansia 82 Tahun Tewas Tertabrak Pikap di Tirtomoyo Wonogiri, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Doa Bersama hingga Football Clinic Difabel

Di Gelora 10 November, berbagai kegiatan digelar bersama suporter Bonek dan Bonita. Acara meliputi ramah tamah, penyerahan penghargaan kepada pengguna aktif aplikasi Persebaya Selamanya, doa bersama lintas agama, pemotongan tumpeng, hingga kegiatan Difabel Football Clinic yang melibatkan Persebaya Academy.

Direktur Persebaya, Candra Wahyudi, mengatakan bahwa tema “Persebaya untuk Semua” bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang selama ini terus dijalankan oleh klub.

“Menjelang usia satu abad, kami mengusung semangat Persebaya untuk Semua. Semangat ini bukan sesuatu yang baru, melainkan nilai yang selama ini terus kami jalankan. Persebaya harus bisa menjadi rumah bagi semua kalangan yang mencintai klub ini,” kata Candra.

Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas yang selama beberapa musim terakhir mendapat akses dan ruang yang lebih nyaman untuk menikmati pertandingan Persebaya.

Baca Juga: Saputra Kori Jadi Anak Indigo di Film Cek Khodam, Angkat Fenomena Viral Media Sosial

Dukungan Pemkot Surabaya untuk Persebaya

Sehari sebelum perayaan ulang tahun, jajaran manajemen Persebaya diterima oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, Eri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk terus mendukung perkembangan Persebaya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas kota.

“Saya ingin meninggalkan legacy bahwa siapa pun yang menjadi Wali Kota Surabaya nantinya harus dekat dengan Persebaya dan tidak boleh menjaga jarak. Sebab Persebaya sudah menjadi bagian dari Surabaya dan menjadi kebanggaan masyarakat kota ini,” ujar Eri.

Sebagai hadiah ulang tahun ke-99, Pemerintah Kota Surabaya menghadirkan tiga mural perjalanan sejarah Persebaya di kawasan Jalan Yono Suwoyo, tepatnya di depan Lenmarc Mall.

Tak hanya itu, Persebaya juga mendapat kado berupa rampungnya revitalisasi kompleks bersejarah Lapangan Karanggayam dan Mes Persebaya yang berada di belakang Stadion Gelora 10 November.

Menurut Eri, revitalisasi tersebut dilakukan dengan semangat kolaborasi bersama Persebaya dan insan sepak bola Surabaya.

Baca Juga: Kisah Pilar dalam Novel By the River Piedra I Sat Down and Wept

“Pemanfaatan ini juga untuk Persebaya dan pembinaan anak-anak muda Surabaya,” katanya.

Target Juara dan Persiapan Musim Baru

Menatap musim kompetisi baru, manajemen Persebaya menegaskan fokus utama tetap pada peningkatan prestasi tim. Harapan besar Bonek dan Bonita untuk melihat Green Force meraih gelar juara menjadi motivasi utama dalam menyusun kekuatan tim.

Candra memastikan manajemen terus bekerja keras mempersiapkan skuad terbaik berdasarkan kebutuhan tim dan rekomendasi jajaran pelatih yang dipimpin oleh Bernardo Tavares.

“Kami memahami ekspektasi besar yang dimiliki Bonek dan Bonita. Karena itu kami terus bekerja keras mempersiapkan tim sebaik mungkin,” ujarnya.

Green Force Run Jadi Simbol Persaudaraan Suporter

Semangat “Persebaya untuk Semua” juga diwujudkan melalui berbagai program yang melibatkan komunitas suporter. Salah satu agenda yang kembali digelar tahun ini adalah Green Force Run, ajang lari yang tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat tetapi juga mempererat hubungan antarsuporter.

Baca Juga: Tak Terganti Layar, Ini Alasan Buku Fisik Tetap Eksis di Era Digital

Melalui kegiatan tersebut, Persebaya mengajak pendukung dari berbagai daerah di Indonesia untuk datang ke Surabaya, berolahraga bersama, dan membangun persaudaraan lintas komunitas suporter.

Persebaya menegaskan bahwa rivalitas sepak bola hanya berlangsung selama 90 menit di lapangan, sementara di luar pertandingan yang harus terus dijaga adalah persaudaraan dan rasa saling menghormati.

Green Force Run dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2026 dan menjadi salah satu rangkaian menuju perayaan besar satu abad Persebaya pada tahun depan.

Menutup perayaan HUT ke-99, manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada Bonek, Bonita, sponsor, dan seluruh mitra yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang Persebaya menuju usia satu abad. Dukungan tersebut dinilai menjadi fondasi utama bagi Green Force untuk terus berkembang menjadi klub yang semakin profesional dan berprestasi. (an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#persebaya untuk semua #hari jadi persebaya #Gelora 10 November #persebaya #mural