SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan komitmennya untuk terus mengatrol posisi Indonesia di panggung internasional.
Meski mencatatkan kenaikan posisi yang cukup signifikan dalam rilis terbaru FIFA, PSSI mengaku belum puas dan langsung membidik target baru: menembus jajaran 100 besar dunia.
Berdasarkan kalkulasi peringkat resmi FIFA yang dirilis pada Kamis (11/6), Timnas Indonesia sukses melesat naik 10 peringkat dan kini bertengger nyaman di posisi ke-118 dunia.
Lonjakan impresif ini didapat setelah skuad Garuda menyapu bersih kemenangan dalam laga persahabatan resmi (FIFA Matchday) melawan Oman dan Mozambik.
Erick Thohir: Tetap Membumi, Peringkat Bukan Jaminan
Meskipun menyambut positif rapor hijau tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, langsung memberikan wejangan khusus kepada seluruh punggawa Merah Putih.
Ia meminta para pemain tidak cepat berpuas diri karena peta persaingan ke depan akan jauh lebih sengit.
"Saya tetap mengingatkan, peringkat di sepak bola kadang tidak menjamin hasil akhir. Timnas Indonesia harus tetap membumi. Fokus pada pertandingan-pertandingan selanjutnya agar bisa terus mendekati dan masuk 100 besar dunia," tegas Erick Thohir, Jumat (12/6).
Rangkuman Dampak Positif FIFA Matchday Terkini
Dua kemenangan beruntun di hadapan publik sendiri tidak hanya memberikan tambahan poin krusial di tabel FIFA, tetapi juga mendongkrak rasa percaya diri pemain. Berikut adalah ikhtisar pencapaian Timnas Indonesia terkini:
| Komponen Dampak | Detail Capaian Skuad Garuda |
| Peringkat Teranyar | Posisi ke-118 Dunia (Update per Juni) |
| Akselerasi Posisi | Sukses melompat naik 10 peringkat |
| Hasil Pertandingan | Menang beruntun kontra Oman dan Mozambik |
| Lokasi Laga | Menyapu bersih kemenangan di laga kandang (home) |
John Herdman Puji Fleksibilitas Taktik Skuad Garuda
Di sisi lain, pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, melihat peningkatan peringkat ini sebagai buah dari kematangan performa anak asuhnya.
Pelatih asal Inggris tersebut mengapresiasi tinggi kedewasaan bermain yang ditunjukkan oleh pasukannya saat meredam dua negara dengan gaya sepak bola yang bertolak belakang.
Menurut Herdman, memetik poin penuh dari tim-tim yang secara di atas kertas memiliki peringkat lebih tinggi merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa. Ada beberapa faktor kunci yang ia soroti dari performa anak asuhnya:
-
Adaptasi Karakter: Pemain dinilai sangat cerdas dalam membaca dan mengantisipasi dua tipe lawan yang berbeda karakter.
-
Disiplin Instruksi: Skuad Garuda mampu menerjemahkan strategi dan taktik ruang ganti dengan sangat presisi di lapangan hijau.
-
Konsistensi Permainan: Menjaga ritme dan intensitas serangan sepanjang 90 menit, sehingga kini Timnas Indonesia terlihat jauh lebih berbahaya dan disegani oleh tim lawan.
Kenaikan ke peringkat 118 dunia ini diharapkan menjadi batu loncatan yang solid bagi program jangka panjang PSSI dan tim kepelatihan John Herdman demi merealisasikan target saklek masuk ke zona 100 besar dunia dalam waktu dekat.
(ant)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo