SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Mimpi besar dua talenta sepak bola diaspora berbakat, Luke Vickery dan Mitchell Baker, untuk mengenakan seragam kebesaran Timnas Indonesia kini sudah berada di depan mata.
Langkah keduanya kian tak terbendung setelah Komisi X DPR RI resmi menyetujui rekomendasi naturalisasi mereka dalam rapat kerja bersama Kemenpora dan PSSI pada Senin (15/6/2026).
Keputusan krusial tersebut langsung disambut dengan rasa bangga, haru, dan antusiasme yang meluap-luap dari kedua pemain. Kini, mereka hanya tinggal selangkah lagi resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Ungkapan Emosional Luke Vickery: Tuntaskan Warisan Sang Nenek
Bagi Luke Vickery, restu dari parlemen ini menjadi momen yang sangat emosional.
Winger andalan Macarthur FC berusia 20 tahun ini mengungkapkan bahwa kesempatan membela panji Merah Putih bukan sekadar urusan karier profesional di lapangan hijau, melainkan sebuah penuntasan akar sejarah dan identitas keluarga besarnya.
"Ini tentu menjadi mimpi saya. Rasanya seperti sebuah perjalanan yang akhirnya lengkap bagi keluarga saya karena nenek saya lahir di Indonesia," tutur Vickery penuh haru.
Ia menegaskan bahwa mengenakan lambang Garuda di dada adalah sebuah kehormatan yang luar biasa berharga. "Keluarga saya akan sangat bangga.
Bisa mewakili jutaan orang Indonesia adalah sesuatu yang sangat spesial. Merupakan kehormatan besar bermain untuk Indonesia di level internasional," tambahnya.
Mitchell Baker: Momen Paling Membanggakan dalam Hidup
Setali tiga uang, kebahagiaan mendalam juga diutarakan oleh Mitchell Baker.
Striker bertubuh jangkung dengan postur menjulang setinggi 196 sentimeter ini mengaku sangat lega dan bangga karena proses administrasi kewarganegaraan yang ia jalani akhirnya berhasil melewati tahapan yang paling krusial.
"Saya merasa sangat senang dan bangga karena kini selangkah lebih dekat menjadi orang Indonesia dan mudah-mudahan bisa mewakili negara ini. Ini benar-benar momen yang membanggakan bagi saya," tegas penyerang yang saat ini tengah menimba ilmu di Georgetown University tersebut.
Profil Singkat dan Statistik Mentereng Dua Bomber Diaspora
Kehadiran Vickery dan Baker diprediksi akan menjadi amunisi mematikan baru di lini serang Timnas Indonesia. Keduanya datang dengan modal performa yang sangat impresif di kompetisi luar negeri sepanjang musim 2025/2026:
| Nama Pemain | Posisi / Klub Saat Ini | Statistik Performa Terbaru | Catatan & Prestasi Khusus |
| Luke Vickery | Winger / Macarthur FC (Australia) | 7 Gol dan 3 Assist dari 30 Pertandingan | Memiliki darah Indonesia langsung dari garis keturunan sang nenek. |
| Mitchell Baker | Striker / Georgetown University (AS) | 18 Gol dan 7 Assist dari 42 Laga (2 Musim) | Mengemas 14 gol pada musim 2025 dan menyabet berbagai penghargaan kampus bergengsi. |
Menariknya, atmosfer sepak bola tanah air sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi kedua pemain ini.
Sebelum sidang pencalonan WNI mereka diketok palu, baik Luke Vickery maupun Mitchell Baker diketahui sudah merasakan langsung denyut nadi pemusatan latihan (training camp) bersama skuad Garuda di Jakarta pada akhir Mei lalu.
Berkat talenta besar yang mereka perlihatkan, pelatih kepala John Herdman memilih untuk tetap mempertahankan kedua pemain diaspora ini di dalam program latihan intensif menyambut agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Publik sepak bola nasional kini tinggal menunggu waktu melihat keduanya meledak di lapangan hijau dengan jersi merah putih.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo