SOLOBALAPAN, BANDUNG — Kabar buruk menimpa raksasa sepak bola Indonesia, Persib Bandung.
Klub kebanggaan Jawa Barat ini resmi dijatuhi sanksi berat oleh Federasi Sepak Bola Asia (AFC) menyusul insiden kerusuhan yang terjadi pada laga leg kedua babak 16 besar ACL 2 melawan Ratchaburi FC di Stadion GBLA, Februari 2026 lalu.
Keputusan yang dirilis pada Kamis (14/5/2026) ini merinci sejumlah pelanggaran fatal yang dilakukan oleh oknum suporter serta kelalaian pihak panitia pelaksana dalam menjamin keamanan pertandingan bertaraf internasional.
Rincian Sanksi Berat dari AFC
Berdasarkan rilis resmi Komite Disiplin dan Etik AFC, Maung Bandung harus menerima konsekuensi pahit berupa:
-
Denda Finansial: Persib diwajibkan membayar denda sebesar 200.000 dolar AS atau setara dengan Rp3,5 miliar. Denda ini harus dilunasi dalam waktu 30 hari.
-
Laga Tanpa Penonton: Larangan menggelar dua pertandingan kandang dengan penonton di kompetisi resmi AFC. Artinya, stadion akan ditutup penuh bagi suporter pada dua laga Asia berikutnya.
-
Masa Percobaan 2 Tahun: AFC memberikan status pengawasan ketat. Jika dalam dua tahun ke depan terjadi pelanggaran serupa, Persib terancam sanksi yang jauh lebih destruktif.
Apa Saja Pelanggarannya?
AFC menilai Persib melanggar beberapa poin krusial dalam regulasi keselamatan dan keamanan pertandingan. Berikut adalah daftar pelanggaran yang menjadi sorotan:
-
Penyalaan Suar (Flare): Oknum suporter kedapatan menyalakan suar dan kembang api di tribun yang dilarang keras dalam regulasi AFC.
-
Pelemparan Benda & Perusakan: Penonton melempar berbagai benda ke area lapangan serta merusak fasilitas stadion seperti kursi dan papan iklan (ad board).
-
Tindakan Ofensif: Adanya tindakan fisik serta lontaran kata-kata kasar/penghinaan yang diarahkan kepada tim lawan dan perangkat pertandingan.
-
Kelalaian Fasilitas Evakuasi: AFC mencatat banyak jalur evakuasi, tangga, dan koridor stadion yang tertutup oleh penonton. Hal ini dianggap sebagai kegagalan manajemen tuan rumah dalam memastikan standar keselamatan operasional.
Kerugian Besar bagi Persib
Hukuman ini menjadi tamparan keras bagi manajemen Persib Bandung.
Selain kerugian finansial yang mencapai miliaran rupiah, Persib juga akan kehilangan dukungan langsung dari Bobotoh di stadion pada saat berlaga di level Asia, yang selama ini menjadi "pemain ke-12" andalan mereka.
Manajemen diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan sosialisasi ketat kepada suporter agar insiden serupa tidak terulang, mengingat masa percobaan dua tahun yang kini membayangi nasib klub di kancah internasional.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo